Rachel Cia, Sosok di Balik Pernikahan Rahasia Dikta Wicaksono
Kabar bahagia datang dari musisi Dikta Wicaksono yang resmi menikahi Rachel Cia pada 16 Agustus 2026 di restoran Bintaro. KUA Pesanggrahan konfirmasi berkas per
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Perselisihan di tempat parkir kembali menjadi perhatian setelah video dan cerita mengenai praktik tagging parkir ramai dibicarakan di media sosial. Praktik menjaga slot parkir dengan berdiri di lokasi sebelum kendaraan tiba dinilai dapat memicu konflik antarpengguna fasilitas umum.
Cerita tersebut dibagikan pengguna Threads @radityarusydi. Dalam unggahannya, ia menceritakan pengalaman ketika petugas parkir mengarahkannya ke sebuah lokasi yang disebut masih kosong.

Namun, saat tiba di lokasi, seorang perempuan sudah berdiri di area parkir tersebut. Perempuan itu disebut sedang menjaga tempat untuk kendaraan yang belum tiba.
Situasi tersebut kemudian memicu perdebatan. Raditya memilih mengalah dan mencari lokasi lain, tetapi persoalan berlanjut ketika pasangan suami istri yang melakukan tagging parkir kembali terlibat cekcok dengan pihak lain.
Insiden itu kemudian menjadi viral dan kembali memunculkan perbincangan mengenai etika menggunakan tempat parkir umum.
Apa Itu Tagging Parkir?
Tagging parkir merupakan praktik menjaga slot parkir kosong dengan berdiri atau menempatkan seseorang di lokasi tersebut sebelum kendaraan yang akan diparkir tiba.
Praktik seperti ini dapat ditemukan di area parkir yang padat, termasuk pusat perbelanjaan, pasar, hingga kawasan wisata. Orang yang menjaga lokasi biasanya meminta kendaraan lain tidak menempati slot tersebut karena menganggap tempat itu sudah diperuntukkan bagi kendaraannya.
Namun, slot parkir umum pada dasarnya bukan ruang yang dapat diklaim sebagai milik pribadi hanya dengan menempatkan seseorang di dalamnya.
Dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), parkir berkaitan dengan keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk sementara waktu.
Karena itu, orang yang hanya berdiri di sebuah slot kosong tidak sama dengan kendaraan yang sedang diparkir. Penggunaan tempat parkir tetap perlu mengikuti aturan dan pengelolaan yang berlaku di lokasi tersebut.
10 Etika Parkir Umum yang Perlu Diperhatikan
Perselisihan di area parkir sebenarnya dapat diminimalkan jika setiap pengguna memahami hak dan kewajibannya. Berikut sejumlah etika yang perlu diperhatikan.
1. Jangan Menjaga Slot Parkir dengan Tagging
Jangan menggunakan orang untuk menjaga slot parkir sebelum kendaraan tiba. Tempat parkir umum digunakan bersama sehingga praktik tagging dapat merugikan pengguna lain yang lebih dulu membutuhkan tempat.
Jika pengelola parkir tidak menyediakan sistem reservasi atau penandaan khusus, pengguna sebaiknya mengikuti mekanisme parkir yang berlaku.
2. Ikuti Arahan Petugas Parkir
Petugas parkir biasanya bertugas mengatur kendaraan dan mengetahui kondisi slot yang tersedia.
Karena itu, pengendara sebaiknya mengikuti arahan petugas, terutama ketika area parkir sedang padat. Jika muncul perselisihan mengenai sebuah tempat, persoalan dapat diklarifikasi kepada petugas atau pengelola.
3. Jangan Menghalangi Kendaraan Lain
Pastikan kendaraan diparkir tanpa mengganggu akses pengguna lain.
Hindari berhenti di jalur keluar-masuk, menutup akses kendaraan lain, atau menempatkan kendaraan di area yang tidak diperuntukkan sebagai tempat parkir.
4. Parkir di Dalam Garis Marka
Posisikan kendaraan di dalam garis parkir yang tersedia. Kebiasaan mengambil sebagian slot di sebelahnya dapat membuat ruang parkir yang seharusnya bisa digunakan kendaraan lain menjadi tidak optimal.
Jika garis parkir tidak terlihat jelas, pengendara dapat meminta bantuan petugas untuk menentukan posisi yang tepat.
5. Selesaikan Perselisihan dengan Kepala Dingin
Kesalahpahaman mengenai tempat parkir sebaiknya tidak langsung berujung pada pertengkaran.
Komunikasikan persoalan dengan baik dan, jika diperlukan, libatkan petugas atau pengelola parkir. Mengutamakan komunikasi dapat mencegah masalah kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
6. Jangan Mengambil Dua Slot
Parkir di tengah dua slot dapat mengurangi kapasitas area parkir dan menyulitkan pengguna lain.
Pastikan kendaraan berada pada posisi yang sesuai dengan marka sehingga satu kendaraan menggunakan satu slot, kecuali pengelola menentukan aturan berbeda.
7. Gunakan Lampu Sein
Gunakan lampu sein ketika akan masuk atau keluar dari area parkir.
Tanda tersebut membantu pengendara lain mengetahui arah pergerakan kendaraan. Kebiasaan ini juga dapat mengurangi risiko benturan, terutama di area parkir yang ramai.
8. Jangan Gunakan Slot Khusus
Tempat parkir bagi penyandang disabilitas, ambulans, atau kebutuhan khusus lainnya harus digunakan sesuai peruntukannya.
Jangan mengambil slot tersebut hanya karena lokasinya lebih dekat atau sedang kosong. Ketersediaan ruang tidak berarti semua orang berhak menggunakannya.
9. Jangan Parkir di Jalur Keluar-Masuk
Hindari meninggalkan kendaraan di depan pintu masuk atau keluar, jalur kendaraan, maupun lokasi yang menghambat pergerakan pengguna lain.
Berhenti sebentar untuk menurunkan penumpang tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi sekitar dan tidak menghalangi arus kendaraan.
10. Berikan Ruang bagi Kendaraan Lain
Aktivitas seperti membuka pintu, memasukkan barang, atau menurunkan penumpang sebaiknya dilakukan tanpa mengganggu kendaraan di sekitar.
Jika kegiatan sudah selesai, segera lanjutkan perjalanan atau pindahkan kendaraan ke lokasi yang memang diperuntukkan untuk berhenti.
Parkir Umum Bukan Ruang untuk Berebut
Perselisihan yang viral di media sosial tersebut menunjukkan bahwa persoalan parkir tidak selalu berhenti pada perebutan sebuah slot kosong. Ketika etika dan komunikasi diabaikan, persoalan sederhana dapat berkembang menjadi pertengkaran.
Pengguna fasilitas parkir perlu memahami bahwa ruang parkir publik digunakan bersama. Hak seseorang untuk mendapatkan tempat parkir tidak seharusnya diwujudkan dengan menghalangi pengguna lain atau mengklaim slot kosong sebelum kendaraan tiba.
Sebaliknya, pengendara yang menemukan situasi seperti tagging juga sebaiknya tidak langsung mengambil tindakan yang memicu konflik. Persoalan dapat disampaikan kepada petugas atau pengelola agar penyelesaiannya mengikuti aturan di lokasi.
Pada akhirnya, etika parkir bukan hanya soal menempatkan kendaraan di dalam garis. Menghormati pengguna lain, mengikuti arahan petugas, tidak menghalangi akses, dan menyelesaikan perselisihan dengan baik menjadi bagian penting dari penggunaan fasilitas umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kabar bahagia datang dari musisi Dikta Wicaksono yang resmi menikahi Rachel Cia pada 16 Agustus 2026 di restoran Bintaro. KUA Pesanggrahan konfirmasi berkas per
PSS Sleman akan kembali menjalani laga uji coba pekan ini. PSM Makassar disinyalir menjadi calon lawan setelah berlatih di Sleman.
Karhutla kembali terjadi di Seloharjo, Pundong, Bantul. Damkarmat kesulitan memadamkan api karena lokasi berada di perbukitan tanpa akses mobil.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai jadwal kompetisi musim 2026/2027 yang tidak merata. Ada periode dengan pertandingan yang menumpuk, tetapi di sis
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Laptop lemot dapat disebabkan penyimpanan penuh, RAM terbatas, malware hingga overheating. Simak penyebab dan cara mengatasinya.