Danantara Bidik Investasi Rp1.200 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 2027
Danantara menyiapkan desain investasi 2026-2027 untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027.
Ilustrasi tampilan iPhone 14 dan iPhone 14 Plus./ANTARA/HO/Apple
Harianjogja.com, JAKARTA-iPhone 14 versi Pro Max semakin laris manis dibandingkan dengan generasi sebelumnya yaitu iPhone 13. Hal itu diungkap analis Apple Ming Chi Kuo dalam laporan terbarunya.
Ming Chi Kuo merilis laporan tersebut seiring dimulainya penjualan produk tersebut setelah diumumkan secara global.
Melansir GSM Arena, Selasa, penjualan yang baik juga dicatat oleh iPhone 14 Pro karena setidaknya mendapatkan permintaan yang serupa seperti dengan model iPhone 13 saat diluncurkan.
Namun untuk performa penjualan iPhone 14 dan iPhone 14 Plus dinilai tidak terlalu bagus karena penjualannya lebih sedikit dibanding generasi sebelumnya.
Menurutnya secara keseluruhan saat ini iPhone 14 dan iPhone 14 Plus hanya menyumbang 45 persen dari total seluruh pengiriman di seri iPhone 14.
Baca juga: FKY 2022, Desentralisasi dan Meriwayatkan Budaya dalam Arsip
Artinya terlihat bahwa versi Pro dan Pro Max memiliki perananan dan persentase penjualan paling besar.
Lebih lanjut, Ming Chi Kuo mengatakan bahwa iPhone 14 Plus nampaknya memiliki posisi yang lebih lemah dari iPhone 13 mini tahun lalu.
Padahal iPhone versi mini sengaja dihilangkan oleh Apple di generasi ke-14 karena dinilai permintaannya lemah.
Jika kondisi ini terus berlanjut, Ming memperkirakan bahwa Apple akan mengurangi target pengiriman untuk versi iPhone 14 dan iPhone 14 Plus.
Sementara untuk dua versi Pro nampaknya akan ditingkatkan target penjualannya meski masih diperhitungkan.
“Tidak diragukan lagi, hasil pre-order untuk model Pro membuktikan lagi bahwa Apple masih memiliki banyak pelanggan setia dan lengket di tengah ekonomi yang memburuk, tetapi itu tidak berarti Apple akan meningkatkan pesanan model Pro di satu kesempatan," ujar Ming Chi Kuo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Danantara menyiapkan desain investasi 2026-2027 untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.