KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Pengemudi Meninggal Dunia
KA Ijen Ekspres tertemper mobil di perlintasan sebidang Jember. Pengemudi meninggal dunia, KAI Daop 9 imbau warga patuhi rambu lalu lintas.
MacBook Pro M2 - Apple
Harianjogja.com, JAKARTA—Konglomerat asal India Tata Group berencana membuka 100 toko yang khusus menjual produk Apple di negara itu.
Reuters, melansir laporan dari Economic Times, disiarkan Senin, mewartakan toko yang akan dibuka Tata Group adalah pengecer resmi, berada di pusat perbelanjaan, area bisnis dan lingkungan perumahan.
BACA JUGA: Produk Apple yang Ditunggu di 2022
Salah seorang konsultan ritel yang mengetahui urusan itu mengatakan Tata Group sudah berdiskusi dengan pengelola pusat perbelanjaan kelas atas dan area bisnis, termasuk soal merk apa saja yang tidak bisa dibuka dekat toko itu.
Tata Group dan Apple belum memberikan pernyataan soal isu pembukaan toko di India.
Beberapa minggu sebelumnya Economic Times juga melaporkan Tata Group berencana membeli pabrik Wistron Corp senilai 605 juta dolar Amerika Serikat.
Wistron adalah perusahaan asal Taiwan yang menjadi salah satu penjual produk Apple yang terkemuka di India.
Bloomberg pada September melaporkan Tata dan Winstron berdiskusi untuk membangun perusahaan patungan (joint venture) perakitan iPhone di India.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KA Ijen Ekspres tertemper mobil di perlintasan sebidang Jember. Pengemudi meninggal dunia, KAI Daop 9 imbau warga patuhi rambu lalu lintas.
Lima fitur aksesibilitas iPhone seperti Back Tap, AssistiveTouch, Reduce Motion, Sound Recognition, dan Background Sounds bisa membantu penggunaan sehari-hari.
Bahlil Lahadalia menyebut parliamentary threshold ideal berada di angka 5%, meski pembahasan lintas partai belum menghasilkan keputusan final.
Sebanyak 413 siswa, guru, dan karyawan SMKN 2 Jogja mengalami mual hingga diare usai menyantap MBG. Penyebab masih diselidiki.
Menhub Dudy Purwagandhi mengganti Dirjen Hubla Muhammad Masyhud dengan Lollan Panjaitan sebagai bagian dari evaluasi internal Kemenhub.
Tekanan akademik, tuntutan awal karier, hingga proses pencarian jati diri dapat menjadi sumber stres bagi kelompok dewasa muda.