Prabowo Sebut LNG Abadi Masela Kunci Hilirisasi dan Industrialisasi
Indonesia bertekad menjadi negara industri modern. Proyek LNG Abadi Masela dinilai penting untuk hilirisasi dan ketahanan energi.
MacBook Pro M2 - Apple
Harianjogja.com, JAKARTA—Konglomerat asal India Tata Group berencana membuka 100 toko yang khusus menjual produk Apple di negara itu.
Reuters, melansir laporan dari Economic Times, disiarkan Senin, mewartakan toko yang akan dibuka Tata Group adalah pengecer resmi, berada di pusat perbelanjaan, area bisnis dan lingkungan perumahan.
BACA JUGA: Produk Apple yang Ditunggu di 2022
Salah seorang konsultan ritel yang mengetahui urusan itu mengatakan Tata Group sudah berdiskusi dengan pengelola pusat perbelanjaan kelas atas dan area bisnis, termasuk soal merk apa saja yang tidak bisa dibuka dekat toko itu.
Tata Group dan Apple belum memberikan pernyataan soal isu pembukaan toko di India.
Beberapa minggu sebelumnya Economic Times juga melaporkan Tata Group berencana membeli pabrik Wistron Corp senilai 605 juta dolar Amerika Serikat.
Wistron adalah perusahaan asal Taiwan yang menjadi salah satu penjual produk Apple yang terkemuka di India.
Bloomberg pada September melaporkan Tata dan Winstron berdiskusi untuk membangun perusahaan patungan (joint venture) perakitan iPhone di India.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia bertekad menjadi negara industri modern. Proyek LNG Abadi Masela dinilai penting untuk hilirisasi dan ketahanan energi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.
KPK menyatakan laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni selesai pada aspek pencegahan, namun dugaan suap masih didalami dalam penyidikan.
Wamenkomdigi Nezar Patria menegaskan layanan digital pemerintah wajib ramah disabilitas agar seluruh warga mendapat akses informasi publik.
Pertamina mencatat konsumsi Pertalite dan Biosolar naik setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, sementara penjualan Pertamax Series turun 18%.