BMKG Ingatkan Hujan Lebat Lokal di Tengah Cuaca Kering
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Komunikasi dan Informatika memprediksi lonjakan telekomunikasi yang cukup signifikan pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)
BACA JUGA: Libur Nataru, Ini Sejumlah Titik di Jogja yang Perlu Diwaspadai
"Pada tahun ini terjadi lonjakan yang cukup tinggi, apalagi jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya terjadi perbedaan sejak pandemi, sekarang pergerakan masyarakat jauh lebih dinamis," kata pelaksana tugas Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Ismail saat konferensi pers virtual, Senin (26/12/2022).
Kementerian memperkirakan lonjakan lalu lintas (traffic) telekomunikasi di Indonesia antara 3 sampai 17 persen dibandingkan hari biasa. Lalu lintas telekomunikasi juga naik dibandingkan tahun ini.
Kenaikan tahun ini diperkirakan antara 4 sampai 19 persen dibandingkan musim libur Natal dan Tahun Baru periode tahun lalu.
Kementerian Kominfo mencatat tidak ada gangguan yang signifikan pada Natal hari Minggu (25/12) kemarin.
"Seluruh kebutuhan telekomunikasi masyarakat bisa dilayani dengan baik oleh operator seluler. Kita berharap persiapan ini terus berlanjut sampai akhir tahun," kata Ismail.
Untuk mengantisipasi kenaikan lalu lintas telekomunikasi, operator seluler, menurut informasi dari Kementerian Kominfo, meningkatkan kapasitas jaringan internet untuk musim libur Natal dan Tahun Baru.
Telkomsel meningkatkan kapasitas internet dari 8,812 GB per detik menjadi 11,052 GB per detik untuk musim libur Natal dan Tahun Baru periode ini, sementara Indosat Ooredo Hutchison meningkatkan dari 5,4 GB per detik menjadi 7,2 GB per detik.
XL Axiata meningkatkan jaringan sampai 6GB per detik dan Smartfren meningkatkan dari 3,48 GBPS menjadi 4,35GBPS.
Operator seluler juga melakukan optimasi kualitas dan kapasitas jaringan di titik-titik yang berpotensi menjadi potensi keramaian seperti jalur mudik, pusat perbelanjaan, tempat wisata dan tempat ibadah.
Wilayah permukiman penduduk juga diperkirakan juga akan menjadi titik dengan penggunaan layanan telekomunikasi yang tinggi.
Untuk memenuhi kebutuhan internet, operator seluler juga menambah BTS bergerak di titik-titik yang ramai seperti tempat istirahat (rest area) di jalan tol dan tempat wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Wacana kuliah gratis perlu mempertimbangkan perbedaan pengelolaan PTN Satker, BLU dan PTN-BH serta kemampuan fiskal negara.
Amran Sulaiman menegaskan beras ilegal harus diberantas karena merugikan 115 juta petani dan berpotensi mengganggu swasembada pangan.
Trump menyambut langsung Xi Jinping di bandara AS. Kunjungan tiga hari ini diwarnai agenda perdagangan, teknologi, Taiwan hingga Iran.
Menlu Sugiono akan membawa pesan ketahanan global dalam Sidang Umum PBB ke-81, termasuk isu Palestina dan reformasi PBB.
PHRI Sleman mengungkap sejumlah kendala peningkatan wisatawan dan okupansi hotel, mulai efisiensi anggaran hingga investasi dan event besar.