Ekonom Wanti-Wanti Risiko BBM Subsidi Tak Tepat Sasaran
Ekonom ingatkan risiko pergeseran ke BBM subsidi usai Pertamax naik. Pemerintah diminta jaga subsidi tepat sasaran.
Twitter. /Reuters- Kacper Pempel
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemilik Twitter Elon Musk mengungkapkan perusahaan media sosial itu akan menyediakan paket berlangganan bebas iklan namun dengan harga yang lebih mahal.
BACA JUGA: Ini Biaya Langganan Twitter Centang Biru per Bulan
Hal itu disampaikan Musk melalui utasnya di Twitter pada Minggu. Dalam tweet itu, Musk juga mengatakan bahwa "iklan terlalu sering di Twitter dan terlalu besar". Oleh sebab itu, pihaknya akan mengambil langkah untuk mengatasi hal tersebut dalam beberapa pekan mendatang.
Menurut laporan Reuters, Minggu (22/1/2023), hampir 90 persen pendapatan Twitter berasal dari penjualan iklan digital.
Pada November tahun lalu, Musk menyebutkan adanya penurunan pendapatan iklan di Twitter, namun menyalahkan kelompok aktivis karena telah menekan para pengiklan.
Sebelumnya pada Desember, Musk juga telah mengumumkan bahwa layanan akun centang biru atau Twitter Blue akan menampilkan setengah dari jumlah iklan dibanding akun yang tidak terverifikasi serta akan menawarkan harga yang lebih tinggi untuk layanan bebas iklan pada tahun 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonom ingatkan risiko pergeseran ke BBM subsidi usai Pertamax naik. Pemerintah diminta jaga subsidi tepat sasaran.
PMII DIY mendorong mahasiswa memperkuat analisis kebijakan publik agar gerakan kampus lebih strategis dan berdampak bagi masyarakat.
PPDB Jogja 2026 disorot DPRD Kota Yogyakarta. Disdikpora diminta menutup celah titip KK dan memperkuat verifikasi data kependudukan.
Ekonomi Batang tumbuh 7,74% pada 2025, lampaui nasional. Bupati Faiz raih penghargaan bergengsi.
AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Grup D, simak jadwal, prediksi skor, dan susunan pemain terbaru.
Rupiah melemah dan IHSG turun, ekonom UKDW sebut kepercayaan investor menurun dan ancam ekonomi nasional.