Apindo Buka Peluang UMKM Masuk Rantai Nilai Usaha Lewat Kolaborasi
APINDO memperkuat ekosistem UMKM Jogja melalui kolaborasi dunia usaha, pemerintah, dan pelaku UMKM untuk membuka akses pasar
Pengumuman yang dilakukan oleh Apple / Apple.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Apple Inc sedang mendekati sejumlah platform, termasuk Walt Disney Co, untuk mengembangkan konten virtual reality (VR) pada perangkat mixed reality mereka.
BACA JUGA: Deretan Produk Apple yang Ditunggu di 2023
Reuters, mengutip laporan Bloomberg News, Selasa (24/1/2023) Apple Inc juga sedang memperbarui konten Apple TV+ supaya bisa digunakan pada perangkat headset.
Apple mengembangkan headset mixed reality itu bersama Sony Group Corp. Perangkat itu akan memiliki dua layar dengan resolusi sangat tinggi untuk VR dan sejumlah kamera eksternal untuk kemampuan Augmented Reality (AR).
Apple, Disney dan Sony belum memberikan tanggapan untuk kabar tentang konten VR dan headset mixed reality.
Bloomberg sebelumnya melaporkan Apple berencana memperkenalkan headset mixed reality buatan mereka pada 2023. Perangkat headset itu dijadwalkan meluncur pada musim semi tahun ini pada kisaran harga 3.000 dolar AS atau sekitar Rp45 juta.
Mixed reality menggabungkan kemampuan AR dan VR dalam satu perangkat, perangkat itu sering dikaitkan dengan metaverse. Headset mixed reality menggunakan objek nyata untuk memicu kemunculan dunia virtual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
APINDO memperkuat ekosistem UMKM Jogja melalui kolaborasi dunia usaha, pemerintah, dan pelaku UMKM untuk membuka akses pasar
Gerindra meminta polemik ijazah Gibran dihentikan setelah putusan MK dan mengingatkan dampaknya terhadap kepastian hukum serta investasi.
Gunungkidul menjadi satu-satunya daerah di DIY dalam program pengembangan energi terbarukan. Disiapkan bibit jagung untuk 1.000 hektare dan empat pabrik.
JPU mengungkap temuan 74 kg emas dan 2,67 juta dolar AS dalam dakwaan TPPU Febrie Adriansyah di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Manajer KDMP mengeluhkan ketidakjelasan kerja, penempatan jauh dari domisili, hingga mekanisme relokasi setelah menerima PKWT.
Mark Zuckerberg mengaku tak memiliki gelar sarjana saat dicecar soal dasar menilai risiko beauty filter Instagram terhadap pengguna muda.