Advertisement
Jepang Bakal Adopsi Teknologi Kecerdasan Buatan dari Microsoft, Ini Fungsinya

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Jepang akan mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif dari Microsoft. Pilihan Jepang ini dilakukan untuk kebutuhan pekerjaan administrasi dan analisis termasuk menyusun rancangan tanggapan pertanyaan dari parlemen.
Untuk menangani informasi rahasia, Microsoft telah memasang perangkat dengan kekuatan pemrosesan tinggi yang akan digunakan untuk AI generatif pada pusat data berlokasi di Tokyo dan Osaka. Teknologi AI tersebut menjadi yang pertama kali diterapkan di Asia.
Advertisement
BACA JUGA: Bupati Gunungkidul Hadiri Praspa TNI di Istana Merdeka, Putra Sulungnya Lulus dari Akmil
Menurut laporan Nikkei, Kamis waktu setempat, anggota Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang akan bertemu dengan perwakilan Microsoft pada Kamis, untuk menyelesaikan kesepakatan transfer teknologi tersebut. Sejauh ini raksasa teknologi dari Amerika itu baru memberikan teknologi AI, yang dikembangkan bersama OpenAI, kepada negara di Eropa.
Badan Digital Jepang awalnya berencana untuk menggelontorkan dana sebesar lebih dari 2 juta dolar AS (Rp 30 milyar) untuk mendapatkan akses teknologi AI selama satu tahun yang juga tersedia untuk lembaga kementerian lain.
Teknologi AI itu oleh Pemerintah Jepang akan dimanfaatkan untuk menyiapkan notula, memberikan tanggapan terhadap pertanyaan parlemen, mendukung analisis statistik pemerintah, hingga mempermudah pekerjaan karyawan pemerintah.
Menurut pihak pemerintah Jepang, teknologi AI yang akan diadopsi itu harus mempelajari banyak informasi administratif sebelum dapat digunakan. Menurutnya, proses pemindahan data ke pusat data di luar negeri dapat menimbulkan masalah keamanan.
Kehadiran pusat data domestik dapat memudahkan perusahaan Jepang yang menangani informasi rahasia, seperti lembaga keuangan, untuk mengadopsi layanan AI. Microsoft akan mengajak perusahaan untuk menggunakan layanan AI dari basisnya di Jepang.
Pada April lalu LDP mengatakan bahwa penggunaan AI generatif "dapat membawa manfaat sosial yang tak terukur dari perspektif peningkatan kualitas dan efisiensi layanan administrasi."
Berbagai instansi pemerintahan di Jepang seperti Kementerian Ekonomi, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Industri sedang mempertimbangkan untuk mengadopsi teknologi AI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Antisipasi Gangguan Penerbangan, Polres Wonosobo Amankan Tiga Balon Udara Liar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
- H+3 Lebaran 2025, Pantai Parangtritis Dikunjungi 14.000 Wisatawan
- Arus Balik, Jalur Fungsional Tol di Tamanmartani Sempat Dilewati Lebih dari 1.000 Kendaraan per Jam
- Sejak Lebaran, Hampir 50 Ribu Wisatawan Kunjungi Destinasi Wisata di Gunungkidul
Advertisement
Advertisement