Perlinsos Digital, Pemerintah Targetkan 50 Persen Penduduk Terdata
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Produsen mobil listrik asal China, Neta (Antara)
Harianjogja.com, JAKARTA—Industri otomotif Indonesia pada 2024 kian semarak dengan kehadiran produsen mobil listrik asal China, PT Neta Auto Indonesia (NAI) dengan merk dagang Neta. Rencana produsen ini akan memperkenalkan dua mobil listrik baru berjenis sport utility vehicle (SUV).
“Tahun depan target kami sudah sangat jelas, dua model baru akan kami perkenalkan, dan akan diproduksi di Indonesia,” ujar Managing Director PT NAI Jason Ding dikutip dari Antara, Jumat (10/11/2023). “Ya, keduanya SUV,” tambahnya.
Baca Juga: Di Negara Maju, Mobil Listrik Masih Jadi Kendaraan Sekunder
Jason mengatakan SUV dipilih menyesuaikan gairah pasar Indonesia yang beberapa tahun terakhir mengarah pada jenis kendaraan tersebut.
Meski baru bermain di Indonesia dengan penampilan perdananya di ajang otomotif Gaikindo International Motor Show (GIIAS) 2023 Agustus lalu, produsen khusus mobil listrik ini pun yakin dapat memimpin pasar EV di Tanah Air.
Baca Juga: Pakai Mobil Listrik? Tak Perlu Cemas, Ini Lokasi Ngecas Baterai Kendaraan Listrik di Gunungkidul
“Menurut ramalan kami, dua model ini akan memimpin dan menjadi satu-satunya di dua segmen ini, jadi dengan peluncuran yang tepat waktu kami akan menjadi pemimpin di segmen EV, kami sangat yakin,” Jason menegaskan.
Meski belum memastikan harga untuk kedua model tersebut, Jason menyebut dua SUV Neta akan berada di segmen menengah.
Ia menyebut produk kendaraan battery electric vehicle (BEV) yang ada di Indonesia saat ini berada di dua segmen yang cukup jomplang, sangat murah dan lainnya segmen di kelas atas. Sehingga dua produk SUV ini direncanakan untuk mengisi kekosongan di antara dua segmen tersebut.
Jason juga memberi sinyal kemungkinan akan meluncurkan keduanya di ajang PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 seusai lebaran nanti.
Baca Juga: Mobil Listrik Subsidi Mulai Populer, PLN Catat Ada Sekitar 7 SPKLU di DIY
“Untuk saat ini kami tidak mempunyai kompetitor untuk dua produk SUV ini, waktu peluncuran belum ditentukan, namun, ya, kami akan meluncurkan produk baru di PEVS 2024, dua SUV ini atau bukan kita lihat nanti,” imbuhnya.
Adapun dua SUV Neta tersebut dikonfirmasi akan dirakit di Indonesia dengan sistem Completely Knock Down (CKD).
Sebelumnya, Neta telah memperkenalkan sejumlah produk mobil listriknya di GIIAS 2023, yakni Neta U, Neta V, dan Neta S. Neta V hingga saat ini telah dipesan sebanyak 200 unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Kebakaran Transhome Sleman dinyatakan selesai setelah Damkar memeriksa seluruh bangunan, termasuk basement yang sempat bersuhu tinggi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.