Harga Barang Diprediksi Naik Akhir 2026, Ini Penyebabnya
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kecepatan rata-rata Internet di Indonesia masih tertinggal jauh pada dari sejumlah negara lain pada kuartal I/2024. Indonesia terpuruk di peringkat 100 ke atas, baik untuk layanan seluler maupun mobile.
Sementara itu jika dibandingkan dengan Desember 2023, peringkatnya amblas. Internet mobile merupakan layanan Internet yang diakses melalui jaringan seperti 4G atau 5G. Sedangkan fixed broadband adalah layanan Internet yang diakses melalui serat optik tetap (fixed-line) yang dipasang di rumah maupun gedung.
Berdasarkan data Speedtest Global Index, dikutip Jumat (10/5/2024), Indonesia berada pada peringkat ke-103 di dunia untuk kecepatan rata-rata Internet koneksi mobile, turun dari posisi ke-97 pada Desember 2023.
Kecepatan rata-rata unduh hanya sebesar 25,83 Mbps dan unggah 12,54 Mbps, serta latensi 26 milidetik (ms). Posisi tersebut meningkat dibandingkan dengan Desember 2023 yang saat itu berada di posisi 24,96 Mbps (unduh).
Sementara itu, kecepatan rata-rata Internet fixed broadband Indonesia berada di urutan ke-128, turun dari peringkat ke-126 pada akhir 2023.
Kecepatan unduh dan unggah masing-masing sebesar 29,37 Mbps dan 18,04 Mbps dengan latensi 7 ms.
Jika dilihat berdasarkan kinerja global, kecepatan rata-rata Internet mobile sebesar 52,98 Mbps (unduh) dan 11,48 Mbps (unggah). Sedangkan untuk fixed broadband sebesar 93,28 Mbps (unduh) dan 45,46 Mbps (unggah) pada Maret 2024. Artinya, Indonesia berada di bawah rata-rata kecepatan Internet global.
BACA JUGA: Internet Starlink Milik Elon Musk Masuk Indonesia, Monopoli Telkom dan PSN Segera Berakhir
Dari data tersebut memperlihatkan Qatar menjadi negara yang memiliki kecepatan rata-rata Internet mobile tertinggi, yakni sebesar 313,30 Mbps (unduh). Kecepatannya jauh dibandingkan Indonesia yang hanya sebesar 25,83 Mbps.
Pada jenis layanan ini, Singapura menjadi negara yang memiliki kecepatan rata-rata Internet fixed broadband sebesar 284,13 Mbps (unduh).
1. Qatar 313,30 Mbps
2. Uni Emirat Arab 296 Mbps
3. Kuwait 228,64 Mbps
4. Islandia 158,32 Mbps
5. Korea Selatan 156,23 Mbps
1. Singapura 284,13 Mbps
2. Uni Emirat Arab 276,02 Mbps
3. Hong Kong 274,26 Mbps
4. Chili 265,12 Mbps
5. Amerika Serikat 254,01 Mbps
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
Erling Haaland mencetak gol ke-9 dalam Derby Manchester dan menjadi top skor duel MU vs Man City di Premier League.
KTP tidak terdaftar bansos September 2026? Cek cara memperbarui data, mengusulkan penerima, serta rincian PKH dan BPNT
Janice Tjen mengalahkan Darja Vidmanova 7-6, 6-2 di Guadalajara Open dan melaju ke babak 16 besar.
Emil Audero debut bersama Rayo Vallecano saat kalah 1-4 dari Real Madrid. Tujuh penyelamatan kiper Timnas Indonesia itu dipuji media Spanyol.
Maudy Ayunda meminta maaf setelah dikritik tone deaf dan mengakui kemampuan menjauh dari berita adalah sebuah privilege.