Indonesia dan Rusia Teken MoU Soal 5G, IoT Hingga Kebijakan Internet Inklusif
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Elon Musk - Royal Society/Wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA—Platform sosial media milik Elon Musk, X.com bakal mengizinkan orang yang sudah Anda blokir untuk melihat postingan Anda. Pemblokiran tidak serta merta membuat Anda terbebas dari pantauan orang yang Anda blokir.
Elon Musk dalam postingannya, Selasa (24/9/2024), menuliskan fungsi blokir hanya membatasi sebuah akun untuk terlibat - seperti memberi like dan komentar dalam postingan publik. Artinya, mereka tetap dapat memberi komentar atas postingan Anda, tetapi bisa melihat dan membaca postingan.
“Fungsi blokir akan memblokir akun tersebut agar tidak terlibat dengan kiriman publik, tetapi tidak memblokir untuk melihat kiriman publik,” tulis Elon Musk.
The Verge melaporkan sumber anonim di X mengatakan X.com membuat perubahan ini karena orang-orang kini dapat melihat unggahan dari pengguna yang telah memblokir mereka saat menggunakan akun lain atau saat keluar. Elon Musk sejak lama memang tidak suka terhadap tombol blokir.
Tahun lalu, Dia mengatakan fitur tersebut "tidak masuk akal". Dia mau fitur itu harus dihentikan dan menghadirkan bentuk mute yang lebih kuat. Dia juga mengancam akan menghentikan pengguna memblokir orang di platform tersebut sepenuhnya, kecuali untuk pesan langsung.
Meskipun tombol blokir X akan terus mencegah seseorang berinteraksi dengan kiriman seseorang, mereka tetap dapat melihatnya, yang berpotensi memudahkan pelaku jahat untuk terus melecehkan korbannya. Sebelumnya, Elon Musk merasa sedih karena harus menutup X di Brazil. Media sosial X terkena masalah hukum dengan hakim terkemuka Brasil mengenai hak dan tanggung jawab platform tersebut untuk melawan disinformasi.
Platform tersebut, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengatakan penutupan tersebut “segera berlaku” tetapi pengguna di Brazil masih memiliki akses ke X. B
“Kami sangat sedih karena kami terpaksa mengambil keputusan ini,” kata perusahaan tersebut dilansir dari Al Jazeera. Mereka menegaskan tanggung jawab atas keputusan tersebut “sepenuhnya” berada di tangan Hakim Mahkamah Agung Brasil Alexandre de Moraes.
Langkah ini merupakan puncak dari pertarungan hukum yang terus berlanjut antara Moraes, yang mengatakan ia berusaha melawan penyebaran disinformasi online, dan Elon Musk, miliarder pemilik X. Awal tahun ini, Moraes memerintahkan X untuk memblokir akun-akun tertentu yang dituduh menyebarkan berita palsu dan pesan kebencian, termasuk beberapa akun milik pendukung mantan Presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.