Advertisement
Saat Motor Tiba-Tiba Mati di Genangan Banjir, Ini yang Harus Anda Lakukan
Foto Ilustrasi - Pengendara sepeda motor melintasi banjir di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025). Antara - Sigid Kurniawan
Advertisement
JAKARTA—Musim hujan dengan intensitas yang tinggi mengancam pengendara motor, terlebih ketika mereka harus menerjang banjir di kawasan tertentu.
Mekanik dari Jaws Motor, Heri Prasetyawan mengatakan bahwa dengan kondisi curah hujan yang tinggi penting untuk para pemilik harus lebih berhati-hati dalam menerjang jalan yang banjir. Ketika motor mati terdapat beberapa langkah yang harus mereka lakukan untuk mengembalikan performa kendaraan itu.
Advertisement
“Kalau motor mati waktu melewati banjir dan air masih di bawah sistem karburator serta tidak melebihi lubang knalpot, bisa dengan cara mengeringkan busi dan CVT kalau perlu ganti filter udara,” katanya, Jumat (7/3/2025).
Namun, ketika motor terendam lebih dari ketinggian yang tidak wajar, dan motor mati ketika melintasi banjir. Pengendara diwajibkan untuk langsung membawa kendaraan mereka ke bengkel terdekat.
Hal tersebut dilakukan guna memeriksakan lebih lanjut sistem kelistrikan dan juga mesin yang terendam. Ketika tidak ditangani dengan benar dan mekanik yang tidak berpengalaman, motor justru akan memiliki permasalahan yang lebih buruk.
“Kalau motor mati di ketinggian air melebihi sistem pengkabutan atau karburator dan lubang knalpot. Caranya masih sama sebenarnya. Hanya saja, alangkah baiknya langsung cari bengkel terdekat untuk menguras oli dan ganti filter oli (kalau ada),” ujar dia.
Melintasi Banjir
Terdapat cara yang aman ketika para pengendara harus menerjang banjir dengan kendaraan kesayangan mereka. Hal utama yang harus dilakukan adalah melakukan tarikan gas yang konstan dan tidak terlalu kencang.
“Usahakan tetap memutar gas secara stabil agar mesin tidak mati di tengah genangan,” saran dia.
Melanjutkan perjalanan ketika melintasi kawasan banjir, yang harus diperhatikan adalah ketinggian dari genangan air tersebut. Jika tidak memungkinkan untuk dilintasi, para pengendara diharapkan untuk tidak memaksakan berjalan.
Memaksakan berjalan di jalur dengan genangan yang cukup tinggi dan melebihi ketinggian knalpot, justru akan memperparah kondisi motor tersebut dan akan merugikan yang berlebih bagi para pemilik motor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Militer Iran Siaga Penuh, Tegaskan Persatuan Hadapi Ancaman AS
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 24 Januari 2026, Berhenti di 13 Stasiun
- Progres Tol JogjaSolo Seksi 2 Paket 2.2 Capai 78 Persen
- Pemda DIY Uji Coba Car Free Day Kepatihan, Dorong ASN Kurangi Emisi
- Investor Belum Masuk JJLS Bantul, Status Sultan Ground Jadi Kendala
- Awal Februari, Kantor Imigrasi Kulonprogo Siap Layani Paspor
Advertisement
Advertisement



