Advertisement
Pabrik Baterai Cair-Padat Hylic Beroperasi, Nikel RI Terancam?
Hylic
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Raksasa teknologi baterai asal China, Hylic resmi mulai produksi massal baterai cair-padat. Teknologi ini bisa menurunkan ketergantungan global pada nikel dan menantang strategi hilirisasi Indonesia.
Pabrik dengan nilai investasi jumbo sebesar 5 miliar yuan tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 10 GWh. Langkah Hylic ini dipandang sebagai transisi krusial dari fase riset menuju skala industri yang kompetitif.
Advertisement
Mengutip laporan Carnews China, keberhasilan Hylic memicu pergeseran tren produsen baterai global. Industri kini mulai meninggalkan baterai lithium-ion konvensional berbasis nikel, seperti tipe NMC (Nikel-Mangan-Kobalt) dan NCA (Nikel-Kobalt-Aluminium).
Teknologi baterai generasi baru, termasuk solid-state dan sodium-ion, menawarkan keunggulan berupa:
BACA JUGA
- Biaya produksi yang lebih rendah.
- Tingkat keamanan yang lebih tinggi.
- Pengurangan ketergantungan pada bahan baku strategis tertentu.
Perkembangan teknologi ini membawa alarm bagi strategi industrialisasi Indonesia yang menjadikan nikel sebagai tulang punggung ekonomi. Selama ini, nikel merupakan komponen utama dalam baterai NMC dan NCA dengan kandungan mencapai 80–85 persen, atau sekitar 60–80 kilogram per kendaraan.
Munculnya baterai cair-padat memungkinkan desain baterai dengan kandungan nikel yang sangat rendah, bahkan nihil. Kondisi ini diprediksi akan menekan permintaan nikel di pasar internasional secara bertahap.
Berdasarkan data konservatif dari BloombergNEF, transisi teknologi baterai global ini berpotensi menurunkan intensitas penggunaan nikel hingga 30 persen pada 2040.
Fenomena ini menuntut Indonesia untuk lebih adaptif dalam memetakan strategi hilirisasi agar tetap relevan di tengah inovasi baterai yang terus bergerak menjauhi ketergantungan pada nikel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Skandal Upeti Polisi Malaysia, Terima Suap Lindungi Bisnis Ilegal
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jejak Diduga Macan Gegerkan Semanu, Muncul 2 Kali dalam 10 Hari
- Titik Terang Relokasi SDN Nglarang, Bangunan Baru Segera Dibangun
- Jembatan Sentolo-Nanggulan Ambles, Pemkab Bangun Jembatan Darurat
- Progres Program Prabowo di Gunungkidul, Sekolah Rakyat Terkendala
- Program Strategis Nasional di Bantul Mulai Beroperasi
Advertisement
Advertisement




