Advertisement

Malaysia Cabut Blokir Chatbot Grok Usai Tambahan Pengamanan Konten AI

Jumali
Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:37 WIB
Jumali
Malaysia Cabut Blokir Chatbot Grok Usai Tambahan Pengamanan Konten AI Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com—Pemerintah Malaysia memutuskan membuka kembali akses terhadap Grok, chatbot kecerdasan buatan milik Elon Musk, setelah sebelumnya sempat diblokir akibat kekhawatiran penyalahgunaan teknologi AI untuk menghasilkan konten tidak pantas.

Keputusan pencabutan pemblokiran tersebut diumumkan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) pada Jumat (23/1/2026), seusai pertemuan antara regulator dengan perusahaan teknologi yang berada di bawah kendali Elon Musk.

Advertisement

"MCMC menekankan bahwa keselamatan pengguna tetap menjadi prioritas. Setiap kegagalan untuk mematuhi atau pelanggaran terhadap undang-undang Malaysia akan ditangani secara ketat," tegas regulator dalam pernyataannya.

Meski akses Grok kembali dibuka, MCMC memastikan platform tersebut akan berada di bawah pengawasan berkelanjutan. Otoritas menegaskan pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh fitur Grok mematuhi regulasi yang berlaku di Malaysia.

Sebelumnya, Malaysia memblokir Grok pada awal Januari 2026 setelah ditemukan adanya penyalahgunaan layanan AI tersebut untuk menghasilkan gambar-gambar tidak pantas, eksplisit secara seksual, serta konten manipulatif tanpa persetujuan. Beberapa di antaranya bahkan dilaporkan melibatkan perempuan dan anak-anak.

Pencabutan larangan dilakukan setelah perusahaan di balik Grok menyatakan telah menambahkan langkah-langkah keamanan tambahan, khususnya untuk membatasi pembangkitan gambar bermuatan seksual dan mencegah penyalahgunaan platform.

Langkah tegas Malaysia ini mencerminkan meningkatnya tekanan global terhadap perusahaan teknologi milik Elon Musk agar memperketat pengawasan konten, seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan generatif.

Dengan dibukanya kembali akses Grok di Malaysia, pengguna dapat kembali memanfaatkan layanan tersebut, namun dengan pengawasan ketat dari regulator guna mencegah terulangnya pelanggaran serupa di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Dito Ariotedjo Diperiksa KPK, Jelaskan Kunker Jokowi ke Arab Saudi

Dito Ariotedjo Diperiksa KPK, Jelaskan Kunker Jokowi ke Arab Saudi

News
| Jum'at, 23 Januari 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement