Fajar-Fikri Tetap Nomor 2 Dunia, Sabar-Reza Tembus 7 Besar
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Mark Zuckerberg, CEO Facebook/mashable
Harianjogja.com, JOGJA—CEO Meta, Mark Zuckerberg, menghadapi interogasi tajam dalam persidangan di pengadilan Los Angeles pada Rabu (18/2/2026). Ia dituding sengaja merancang Instagram agar bersifat adiktif bagi anak muda, yang diduga berdampak pada gangguan kesehatan mental serius seperti depresi hingga munculnya pikiran untuk mengakhiri hidup.
Mengutip CBS News, kasus Mark Zuckerberg Disidang Soal Kecanduan Instagram ini disebut sebagai persidangan pertama di Amerika Serikat yang menghadapkan raksasa teknologi ke hadapan juri atas tuduhan desain platform yang manipulatif. Gugatan diajukan oleh seorang pemuda berinisial KGM (20) yang mewakili lebih dari 1.500 kasus serupa dengan klaim dampak merugikan.
Dalam persidangan tersebut, pengacara penggugat, Mark Lanier, menekan Zuckerberg dengan pertanyaan apakah Instagram sengaja diciptakan untuk membuat pengguna kecanduan. Zuckerberg merespons dengan nada ragu dan menyatakan tidak mengetahui hal tersebut, sembari menolak anggapan bahwa perusahaannya sengaja memanfaatkan kerentanan psikologis generasi muda.
Sementara itu, laporan Channel NewsAsia menyebutkan Zuckerberg berdalih belum ada bukti ilmiah yang secara langsung mengaitkan media sosial sebagai penyebab utama gangguan mental. Ia juga membela kebijakan batas usia minimal 13 tahun bagi pengguna Instagram, meski mengakui sistem verifikasi umur hingga kini masih kompleks dan belum sepenuhnya efektif.
Terkait fitur filter kecantikan yang menuai kontroversi, Zuckerberg menyatakan belum ada bukti kuat mengenai dampak bahayanya. Namun, data internal Meta sebelumnya menunjukkan adanya kekhawatiran terkait potensi efek negatif fitur tersebut. Pernyataan ini langsung menuai kritik dari advokat anak, Josh Golin, dari lembaga Fairplay, yang menilai kesaksian sang CEO tidak sepenuhnya jujur.
Golin menuding Meta sengaja mempertahankan fitur yang dinilai adiktif, seperti tombol suka publik dan filter menyerupai prosedur bedah plastik, demi meningkatkan durasi penggunaan aplikasi oleh remaja. Suasana ruang sidang pun disebut semakin emosional dengan kehadiran para orang tua korban yang memprotes kebijakan perusahaan yang dianggap lebih berorientasi pada keuntungan.
Proses hukum ini diprediksi menjadi babak baru dalam wacana regulasi media sosial di tingkat global guna memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Publik kini menanti putusan juri setelah seluruh rangkaian kesaksian dan bukti internal perusahaan dipaparkan dalam persidangan yang menyita perhatian luas tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Cek daftar harga HP Samsung Galaxy S dan Z Series terbaru 26 Agustus 2026, mulai Galaxy S25 hingga Z Fold8 Ultra.
Dokumen TPST Wukirsari Gunungkidul rampung. Lelang ditargetkan Oktober dan pembangunan diharapkan dimulai awal 2027.
Stok beras pemerintah mencapai 5,1 juta ton. Bapanas memastikan cadangan pangan nasional aman menghadapi dampak El Nino.
IHSG melemah 0,32% ke 6.480,58 pada Rabu pagi. Sebanyak 395 saham turun, sementara investor mencermati sentimen FTSE Russell.
Kasus korupsi Unsoed mengungkap celah jalur mandiri PTN. KPK menetapkan enam tersangka dan pengawasan perguruan tinggi didorong diperkuat.