29 Juli: Mengenang Pahlawan TNI AU dan Hari Harimau Sedunia
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
Gedung Kantor Pusat Microsoft di Redmond, Washington, Amerika Serikat. - Wikipedia
Harianjogja.com, JOGJA—Raksasa teknologi Microsoft mengumumkan terobosan baru dalam penyimpanan digital melalui Project Silica yang dipublikasikan di jurnal Nature pada 18 Februari 2026. Inovasi ini memungkinkan data disimpan dalam media kaca borosilikat dengan klaim ketahanan hingga 10.000 tahun tanpa membutuhkan pasokan listrik.
Teknologi Penyimpanan Data Project Silica ini memungkinkan satu keping kaca berukuran 12 x 12 cm dengan ketebalan 2 mm menyimpan data hingga 4,8 TB. Kapasitas tersebut setara dengan sekitar 2 juta buku atau 5.000 film berkualitas UHD, menjadikannya solusi potensial untuk kebutuhan cold storage skala besar di masa depan.
Berbeda dengan hard disk (HDD) atau pita magnetik (tape) yang memerlukan migrasi data berkala, kaca borosilikat mampu bertahan pada suhu ekstrem hingga 290°C, tahan air mendidih, goresan, serta gangguan elektromagnetik. Artinya, data dapat tersimpan permanen tanpa degradasi signifikan akibat faktor lingkungan.
Secara teknis, proses penulisan data dilakukan menggunakan laser femtosecond yang membentuk pola voxel 3D di dalam kaca hanya dengan satu pulsa. Untuk membaca data, sistem menggunakan mikroskop polarisasi yang kemudian diproses dan diterjemahkan oleh kecerdasan buatan berbasis Azure AI sehingga decoding berlangsung cepat dan presisi.
Keunggulan lain terletak pada materialnya. Kaca borosilikat relatif murah dan umum digunakan pada peralatan dapur, sehingga lebih ekonomis dibandingkan fused silica yang mahal. Pendekatan ini dinilai mendukung konsep penyimpanan berkelanjutan karena berpotensi mengurangi konsumsi energi pusat data secara drastis.
Sejumlah analis menilai Project Silica memiliki dasar ilmiah lebih kuat dibanding teknologi serupa yang masih bersifat konseptual. Keberhasilan tahap proof-of-concept ini dianggap sebagai solusi konkret atas ledakan data global sekaligus sarana mengarsipkan warisan budaya digital manusia dalam jangka sangat panjang.
Jika diimplementasikan secara luas, pusat data masa depan diprediksi tidak lagi dipenuhi rak HDD konvensional, melainkan sistem robotik yang mengelola kepingan kaca terintegrasi langsung dengan ekosistem Azure. Inovasi ini membuka babak baru dalam stabilitas penyimpanan data jangka panjang di era digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M