Antam Raup Rp68,41 Triliun dari Penjualan Emas hingga September 2026
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Laptop
Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Nvidia diminta membuktikan keamanan mumpuni untuk menghilangkan kekhawatiran pengguna di China atas risiko keamanan pada chip-nya.
BACA JUGA: Liverpool FC Pukul Athelico Bilbao 4-1
Dalam komentar yang dipublikasikan di akun media sosial People’s Daily yang berjudul “Nvidia, How Can I Trust You?”, masyarakat mengatakan perusahaan asing harus mematuhi hukum China dan menganggap keamanan sebagai prasyarat dasar.
Di sisi lain, pihak Nvidia juga mengklaim, mereka menganggap keamanan siber adalah sebuah hal yang penting bagi perusahaan.
“Nvidia tidak memiliki ‘backdoor’ dalam chip kami yang memungkinkan siapapun mengakses atau mengendalikannya dari jarak jauh,” Kata salah satu juru bicara Nvidia, dilansir Reuters (04/08/25).
Komentar itu muncul sehari setelah Beijing menyuarakan kekhawatirannya atas potensi risiko keamanan yang ada pada chip kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) milik Nvidia, H20.
Kekhawatiran terhadap chip H20 kemudian menimbulkan ketidakpastian atas prospek penjualan perusahaan di China beberapa pekan setelah larangan ekspor Amerika Serikat (AS) dicabut.
Administrasi Dunia Maya China, selaku regulator internet di negara tersebut mengatakan, pihaknya prihatin dengan usulan AS agar chip canggih itu dijual di luar negeri dengan dilengkapi fungsi pelacakan dan pemosisian.
Mereka juga mengabarkan, pihaknya telah memanggil Nvidia ke sebuah rapat untuk menjelaskan apakah chip AI H20 buatannya memiliki risiko keamanan pintu belakang, karena khawatir itu akan mempengaruhi data dan privasi pengguna di China.
Backdoor security risks atau risiko pintu belakang adalah metode rahasia untuk menghindari prosedur autentikasi normal, untuk memperoleh akses tidak sah ke suatu sistem.
Biasanya, para pelaku mengeksekusi serangan tersebut dengan mengeksploitasi kelemahan sistem atau pemasangan software berbahaya yang menciptakan titik masuk.
Menurut Crowdstrike, ada tiga jalur umum yang digunakan dalam melakukan operasi pintu belakang, yaitu Maintenance Hook, Covert Channels, dan Kernel-level atau Application-level installations.
Maintenance hook adalah fitur atau perintah yang sengaja dibangun ke dalam sistem atau aplikasi oleh pengembang untuk pengujian, pemecahan masalah, atau pemeliharaan.
Covert channels, atau saluran rahasia digunakan para penyerang untuk mengirim informasi menggunakan bagian-bagian jaringan atau sistem operasi yang biasanya tidak dirancang untuk transmisi data.
Sementara itu, peretas juga biasanya memanfaatkan instalasi tingkat kernel atau aplikasi, dengan memasang kode berbahaya di dalam atau yang disebarkan dan dipasang secara diam-diam oleh sebuah software.
Serangan backdoor security dapat mengakibatkan eskalasi hak istimewa, perpindahan lateral ke sistem lain, eksfiltrasi data sensitif, dan juga gangguan operasional
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
PKB Bantul mengukuhkan seluruh pengurus DPAC dan menyiapkan enam fokus pembenahan organisasi. Pembentukan pengurus ranting ditargetkan rampung Desember 2026.
KAI menggelar Safety Hunting bersama 30 railfans di Kulonprogo untuk mengedukasi keselamatan saat berburu foto kereta api.
Lansia 89 tahun ditemukan meninggal dengan luka bakar di sawah Godean, Sleman. Polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.
Timnas Indonesia U-17 menghadapi Filipina, Kamboja, Afghanistan, dan Myanmar di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Simak jadwal lengkapnya.
Kompetisi tersebut diikuti lebih dari 60 peserta yang terbagi dalam dua kategori, yakni pelajar dan profesional. Pesertanya tidak hanya berasal dari Yogyakarta,