Tren Sepatu Pink Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Sepatu pink mendominasi Piala Dunia 2026, tren baru hasil visibilitas, fesyen global, dan ekspresi pemain di lapangan.
Ponsel pintar, aplikasi ponsel ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna Android kini mendapat perlindungan tambahan dari aplikasi yang menguras baterai secara berlebihan. Mulai Maret 2026, Google resmi menambahkan label peringatan di Google Play Store untuk menandai aplikasi yang terdeteksi mengonsumsi daya baterai secara tidak wajar.
Kebijakan ini muncul sebagai respons atas banyaknya keluhan pengguna Android terkait aplikasi yang terlalu aktif menjalankan proses di latar belakang (background activity) sehingga mempercepat habisnya daya perangkat.
Dilansir dari Engadget, Jumat (6/3/2026), fitur pelabelan tersebut mulai diluncurkan secara bertahap sejak awal bulan ini. Melalui langkah ini, Google ingin memberikan transparansi lebih besar kepada pengguna sebelum mereka memutuskan mengunduh aplikasi tertentu.
Label Peringatan Akan Muncul di Halaman Aplikasi
Jika sistem Google mendeteksi aplikasi dengan konsumsi daya tidak normal, Play Store akan menampilkan pesan peringatan yang mudah dipahami pengguna.
Keterangan yang ditampilkan berbunyi:
"Aplikasi ini mungkin menggunakan lebih banyak baterai dari yang diharapkan karena aktivitas latar belakang yang tinggi."
Namun label tersebut tidak langsung muncul di semua aplikasi. Google akan menerapkannya secara bertahap selama beberapa minggu ke depan dengan memprioritaskan aplikasi yang tercatat memiliki konsumsi daya paling tinggi di ekosistem Android.
Aplikasi Boros Energi Berisiko Kehilangan Visibilitas
Selain memberikan peringatan kepada pengguna, Google juga menyiapkan konsekuensi bagi pengembang yang tidak segera memperbaiki efisiensi aplikasinya.
Aplikasi yang dianggap terlalu boros energi dapat mengalami penurunan peringkat di hasil pencarian Play Store atau bahkan dihapus dari daftar rekomendasi. Dampak ini berpotensi menurunkan visibilitas aplikasi dan mengurangi jumlah unduhan secara signifikan.
Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa Google semakin serius menekan praktik pengembangan aplikasi yang tidak efisien dalam penggunaan daya.
Masalah Berawal dari Penyalahgunaan Partial Wake Lock
Salah satu penyebab utama borosnya baterai berasal dari penggunaan mekanisme teknis bernama partial wake lock.
Dalam sistem Android, fitur ini sebenarnya memiliki fungsi penting. Partial wake lock memungkinkan prosesor perangkat tetap aktif untuk menjalankan proses tertentu meskipun layar ponsel dalam keadaan mati. Contohnya seperti memutar musik di latar belakang atau memperbarui data lokasi secara real time.
Masalah muncul ketika sebagian pengembang menggunakan mekanisme tersebut untuk menjalankan proses yang sebenarnya tidak mendesak. Aktivitas pemrosesan data yang tidak perlu dapat terus berjalan di latar belakang dan membuat baterai perangkat terkuras tanpa disadari pengguna.
Google Rilis Panduan Baru untuk Pengembang
Untuk mengatasi masalah ini, Google telah merilis dokumentasi teknis terbaru yang berisi panduan bagi pengembang agar menggunakan mekanisme wake lock secara lebih efisien.
Melalui kebijakan ini, Google berharap pengembang dapat mengoptimalkan performa aplikasi sekaligus mengurangi konsumsi daya yang tidak perlu.
Bagi pengguna Android, kehadiran label peringatan di Play Store dapat menjadi referensi penting sebelum menginstal aplikasi. Jika menemukan aplikasi dengan label tersebut, pengguna disarankan mempertimbangkan kembali pengunduhan atau mencari alternatif aplikasi lain yang lebih hemat baterai.
Langkah ini dinilai dapat membantu pengguna memperpanjang daya tahan baterai perangkat dalam penggunaan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sepatu pink mendominasi Piala Dunia 2026, tren baru hasil visibilitas, fesyen global, dan ekspresi pemain di lapangan.
Wahyu Redjo Gold & Jewellery buka gerai di Pakuwon Mall Jogja, tawarkan emas transparan, lengkap, dan promo menarik.
Brasil vs Maroko 1-1 di Piala Dunia 2026 Grup C berlangsung sengit di MetLife Stadium, Vinícius Júnior cetak gol penyama.
Rest Area Bromo Safety Initiative di Probolinggo tingkatkan keselamatan wisatawan menuju Bromo dan dorong pariwisata aman berkelanjutan.
Meutya Hafid bantah Komdigi penyebab IG, FB, WhatsApp down saat demo mahasiswa. Gangguan disebut terjadi global.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 14 Juni 2026 jadi pilihan wisata hemat Rp12 ribu menuju Pantai Parangtritis dari Yogyakarta.