Advertisement
Bluesky Rilis Attie, AI Untuk Pengguna Kendalikan Algoritma Sendiri
Ilustrasi Artificial Intelligence / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Platform media sosial Bluesky resmi meluncurkan aplikasi AI bernama Attie, yang memungkinkan pengguna merancang feed dan algoritma mereka sendiri secara personal.
Produk ini diperkenalkan oleh Chief Innovation Officer Bluesky, Jay Graber, dalam konferensi teknologi “Atmosphere”, dan disebut sebagai langkah besar menuju kontrol penuh pengguna atas pengalaman media sosial.
Advertisement
Berbeda dari aplikasi utama, Attie hadir sebagai produk mandiri berbasis AI yang berfungsi seperti asisten pribadi. Pengguna cukup mengetikkan instruksi sederhana untuk membuat feed sesuai preferensi.
CEO sementara Bluesky, Toni Schneider, menegaskan bahwa Attie dirancang untuk menghilangkan ketergantungan pada algoritma tertutup milik platform.
BACA JUGA
“Anda mengontrolnya dan bisa menciptakan feed sendiri tanpa harus menulis kode,” jelasnya, dikutip dari TechCrunch, Senin (30/3/2026).
Didukung Teknologi Claude dan Agentic AI
Attie dibangun menggunakan teknologi AI dari Anthropic, khususnya model Claude, yang memungkinkan interaksi berbasis bahasa alami.
Dengan pendekatan agentic AI, sistem ini mampu memahami preferensi pengguna dan menyusun linimasa yang relevan tanpa campur tangan algoritma perusahaan.
Pengguna juga dapat masuk menggunakan akun berbasis AT Protocol (atproto), fondasi ekosistem terbuka Bluesky.
Bluesky tidak berhenti di situ. Ke depan, perusahaan akan menghadirkan fitur “vibe coding”, yang memungkinkan pengguna membuat aplikasi media sosial sendiri dengan bantuan AI.
Menurut Jay Graber, pendekatan ini menjadi pembeda utama dibanding platform besar lain yang memanfaatkan AI untuk kepentingan bisnis semata.
Seiring peluncuran Attie, Bluesky juga mengumumkan tambahan pendanaan sebesar US$100 juta (sekitar Rp1,7 triliun). Dana ini akan digunakan untuk memperkuat pengembangan teknologi dan menjaga operasional hingga tiga tahun ke depan.
Saat ini, Attie masih dalam tahap private beta dan belum tersedia untuk publik luas. Bluesky juga menegaskan tidak akan mengintegrasikan teknologi kripto dalam platformnya.
Dengan kehadiran Attie, Bluesky membuka babak baru media sosial berbasis AI yang lebih transparan dan berpusat pada pengguna, di mana kendali algoritma tidak lagi sepenuhnya berada di tangan perusahaan, melainkan di tangan pengguna itu sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








