Kaspersky Ungkap Modus Baru Promosi Judi Online di Media Sosial
Kaspersky mengungkap promosi judi online kini memanfaatkan bot, akun media sosial palsu, dan spam komentar sehingga lebih sulit dideteksi.
Ponsel pintar, aplikasi ponsel ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Kebiasaan menggunakan ponsel secara berlebihan tak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga dapat memperburuk kesehatan mental. Salah satu perilaku yang disorot adalah doomscrolling, yakni kebiasaan terus-menerus mengonsumsi berita negatif tanpa disadari.
Asisten profesor psikiatri dari Icahn School of Medicine at Mount Sinai, Naomi Dambreville, menyebut kebiasaan ini bisa menciptakan lingkaran emosi negatif.
“Ini memengaruhi perhatian, suasana hati, harga diri, dan bisa memicu iritabilitas, kecemasan, atau kemarahan,” ujarnya.
Lingkaran Negatif Doomscrolling
Menurut Naomi, banyak orang awalnya membuka ponsel untuk mencari informasi, tetapi justru terpapar konten traumatis atau menyedihkan secara real-time.
Akibatnya, suasana hati memburuk dan mendorong seseorang untuk terus scroll, yang pada akhirnya memperparah kondisi emosional.
Tanda Kecanduan Ponsel
Kecanduan ponsel tidak selalu terkait zat, tetapi juga bisa berupa perilaku kompulsif. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
Manfaat Detoks Digital
Mengurangi waktu layar atau detoks digital terbukti memberikan dampak positif, seperti:
Namun, proses ini tidak selalu mudah karena bisa memicu rasa bosan, cemas, hingga keinginan kuat untuk kembali menggunakan ponsel.
Cara Memulai Detoks Digital
Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
1. Pantau penggunaan ponsel
Catat berapa lama waktu yang dihabiskan di perangkat atau aplikasi untuk meningkatkan kesadaran.
2. Buat rencana realistis
Tentukan target spesifik, misalnya membatasi penggunaan Instagram hanya 30 menit per hari.
3. Ganti dengan aktivitas lain
Alihkan kebiasaan scroll dengan kegiatan seperti membaca, olahraga ringan, atau interaksi langsung.
Naomi menekankan bahwa setiap orang bisa menentukan bentuk detoks yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kaspersky mengungkap promosi judi online kini memanfaatkan bot, akun media sosial palsu, dan spam komentar sehingga lebih sulit dideteksi.
Ko Hee-jin, mantan pelatih Megawati Hangestri di Red Sparks, terseret kasus pembiaran pelecehan seksual. Manajemen klub nonaktifkan sang pelatih. Simak kronolog
UNICEF konfirmasi foto Lionel Messi memandikan bayi Lamine Yamal adalah asli. Keduanya kini sama-sama Duta UNICEF dan akan berhadapan di final Piala Dunia 2026.
AI China makin dilirik perusahaan global karena biaya jauh lebih murah dari OpenAI & Claude. DoorDash, Airbnb, Siemens beralih. Simak dampaknya bagi Indonesia.
Final Piala Dunia 2026: Duel guru-murid antara Luis de la Fuente (Spanyol) dan Lionel Scaloni (Argentina). Kisah instruktur dan mantan murid di panggung terbesa
Sudirman Said kembali diperiksa Kejaksaan Agung sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah Petral periode 2008–2015. Ini merupakan pemeriksaan k