Indonesia Borong 2 Emas di WCS Guiyang, Raharjati-Rajiah Juara
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Dunia teknologi sedang menyaksikan pergeseran besar. Setelah bertahun-tahun mendominasi dengan model AI tercanggih seperti ChatGPT dan Claude, Amerika Serikat kini mulai menghadapi tantangan serius dari China.
Perusahaan-perusahaan global mulai bertanya-tanya: mengapa harus membayar mahal untuk model AI terkemuka dari AS, padahal model AI asal China jauh lebih murah dan sama mumpuninya? Raksasa seperti DoorDash, Airbnb, dan Siemens telah mulai mengadopsi AI buatan China, lapor Financial Times . Pergeseran ini bukan hanya soal biaya, tetapi juga fleksibilitas dan kontrol data.
Menurut OpenRouter, platform yang menyediakan akses ke berbagai model AI, model-model terkemuka China seperti DeepSeek dan Z.ai telah melampaui pesaing dari AS dalam hal adopsi. "Model AI China adalah the elephant in the room. Perusahaan-perusahaan mulai menyadari, hei, kita tidak butuh model yang paling hebat, kita bisa menggunakan model yang lebih cepat dan lebih murah," kata Eugene Cheah, CEO Featherless AI . Peluncuran GLM-5.2 dari startup China Z.ai bulan lalu bahkan mendapat pujian dari para tokoh Silicon Valley sebagai model yang sama mumpuninya dengan sistem AS, meski biayanya jauh lebih murah .
Kedatangan AI China yang murah terjadi di saat yang tepat. Dunia korporat, yang sebelumnya tergiur janji produktivitas, kini mulai keberatan dengan biaya operasional AI. Sebuah organisasi dilaporkan menghabiskan hingga USD 500 juta dalam sebulan untuk penggunaan Claude, dan bahkan bisnis yang paling mengandalkan AI menghabiskan sekitar USD 7.500 per karyawan setiap bulan.
Jika perusahaan tidak mau mengurangi intensitas penggunaan AI, satu-satunya pilihan adalah mencari model yang lebih murah. Salah satu pendiri DoorDash, Andy Fang, menyatakan perusahaannya menghemat banyak dengan mendelegasikan pekerjaan tingkat rendah ke model buatan startup China, Moonshot AI.
Biaya bukanlah satu-satunya pertimbangan. Banyak model AI China bersifat open-source atau dapat diakses pengguna, memberikan fleksibilitas bagi organisasi untuk menyesuaikan model dengan kebutuhan spesifik mereka.
Dari sudut pandang keamanan, ini juga memberikan kontrol lebih besar tentang bagaimana model tersebut memproses data sensitif perusahaan.
"Perusahaan terdorong mengalihkan sebagian beban kerja ke model lebih murah. Mengapa harus bayar premium untuk model Anthropic atau OpenAI, sementara untuk banyak beban kerja yang Anda butuhkan, model China umumnya sudah sangat memadai?" ujar Sam Bresnick, peneliti dari Center for Security and Emerging Technology .
Di sisi lain, ada indikasi penurunan kepercayaan terhadap AS sebagai pemegang kendali AI global. Keputusan pemerintahan Donald Trump untuk menangguhkan akses luar negeri terhadap model Mythos milik Anthropic menjadi pemicu utama.
"Banyak pihak mendapati akses mereka dicabut. Ini mengekspos risiko nyata dari bergantung pada satu entitas tunggal," kata Aidan Gomez, CEO perusahaan AI Kanada, Cohere . Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi perusahaan global bahwa ketergantungan pada satu pemasok bisa menjadi bumerang.
Bagi Indonesia, pergeseran ini membuka peluang besar. Perusahaan-perusahaan Tanah Air yang mulai mengadopsi AI kini memiliki lebih banyak pilihan. Model AI China yang lebih murah dan terbuka bisa menjadi solusi bagi startup dan perusahaan menengah yang ingin memanfaatkan AI tanpa harus menguras anggaran. Selain itu, fleksibilitas model China memungkinkan penyesuaian dengan bahasa Indonesia dan konteks lokal, yang selama ini menjadi tantangan bagi model AS yang cenderung berfokus pada bahasa Inggris. Tren ini menunjukkan bahwa masa depan AI tidak akan lagi didominasi oleh satu negara, melainkan akan menjadi lanskap yang lebih beragam dan kompetitif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang dievakuasi, enam meninggal dan 140 masih dicari.
Tol Jogja-Solo ruas Purwomartani-Maguwoharjo mulai menyentuh Ring Road Utara. Separator 1,5 km dibongkar untuk struktur tol elevated.
367.064 penerima bansos Jateng terindikasi judol. Sebanyak 12.226 warga menjalani proses sanggah dan data masih terus diperbarui.
HUD Institute menilai KPR subsidi tenor 40 tahun berisiko membebani MBR. Subsidi DP dan bunga 3% dinilai lebih membantu.
Prabowo menyebut Indonesia kini mampu meningkatkan kontribusi terhadap ketahanan pangan dunia dan mendorong industrialisasi bersama negara BRICS.