Perplexity Luncurkan Portable Computer: AI Lokal dengan GPU Nvidia
Perplexity luncurkan Portable Computer, agen AI lokal yang berjalan di perangkat pengguna. Hanya kompatibel dengan Nvidia DGX Spark dan Linux RTX. Baca selengka
GAZ Volga 21/ Bringtrailer
Harianjogja.com, JOGJA—Volga kembali ke industri otomotif setelah lama “mati suri”. Kebangkitan ini menandai babak baru bagi merek yang pernah menjadi simbol status di era Uni Soviet.
Pada masanya, Volga dikenal sebagai kendaraan pejabat negara dan lembaga resmi, sekaligus populer sebagai armada taksi karena ketahanan dan kenyamanannya.
Sempat Hilang Setelah Era Soviet
Bringatrailer melaporkan, seusai runtuhnya Uni Soviet, popularitas Volga terus menurun. Pasar domestik beralih ke mobil produksi Barat dan Jepang yang lebih modern.
Upaya terakhir terjadi pada 2010 melalui model GAZ Volga Siber, hasil kerja sama lisensi dengan Chrysler. Namun, produksi jauh dari target akibat dampak krisis ekonomi global 2009.
Kini, Volga memilih pendekatan berbeda untuk kembali bersaing. Alih-alih mengembangkan mobil dari nol, mereka menggunakan platform dari Geely. Strategi rebadge ini memungkinkan Volga mempercepat produksi sekaligus menekan biaya pengembangan.
Sejauh ini, dua model telah diperkenalkan, yakni K50 dan C50, dengan rencana ekspansi ke model lain seperti C40, K30, dan K40.
Volga K50: SUV Berbasis Geely Monjaro
Model K50 merupakan SUV yang dikembangkan dari Geely Monjaro. Secara desain, perubahan yang dilakukan relatif minim, hanya pada bagian identitas merek.
Mobil ini dibekali mesin turbo 2.0 liter dengan tenaga sekitar 238 hp, transmisi otomatis delapan percepatan, serta sistem penggerak semua roda (AWD).
Volga C50: Sedan Modern Berbasis Preface
Sementara itu, C50 hadir sebagai sedan yang mengambil basis dari Geely Preface. Desain eksterior dan interior sebagian besar dipertahankan, termasuk panel digital dan sistem infotainment modern.
Untuk performa, C50 tersedia dalam dua varian tenaga: sekitar 150 hp dan 200 hp, dengan transmisi dual-clutch tujuh percepatan.
Kedua model ini akan dirakit di pabrik eks Volkswagen di Nizhny Novgorod, Rusia. Langkah ini dinilai strategis untuk memanfaatkan fasilitas yang sudah ada di tengah perubahan lanskap industri otomotif global.
Kembalinya Volga tidak lepas dari perubahan pasar setelah banyak produsen Barat dan Jepang keluar dari Rusia akibat konflik geopolitik. Kondisi ini membuka peluang bagi merek lokal untuk mengisi kekosongan pasar dengan strategi yang lebih adaptif.
Dengan pendekatan rebadge dan dukungan teknologi dari Geely, Volga berupaya kembali relevan di pasar domestik Rusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perplexity luncurkan Portable Computer, agen AI lokal yang berjalan di perangkat pengguna. Hanya kompatibel dengan Nvidia DGX Spark dan Linux RTX. Baca selengka
Van Gastel menyambut rumor Adidas menjadi apparel baru PSIM Jogja musim 2026/2027. Jersey anyar akan diperkenalkan pada 29 Agustus.
Film "Operasi Pesta Copet" tayang hari ini. Debut sutradara Edy Khemod dengan Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, dan Zulfa Maharani. Simak sinopsis dan daftar pe
Google rilis Gemini 3.5 Transcribe, AI speech-to-text 70% lebih cepat dari Chirp 3. Bisa hilangkan kata pengisi, support 85 bahasa, dan sudah di Gboard Pixel 11
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
Yamaha YZF-R2 meluncur di India dengan tiga varian. Harganya mulai Rp42,8 juta dan bobotnya 2,8 kg lebih ringan dari R15.