Advertisement
AI Baru Claude Mythos Picu Kekhawatiran Sektor Keuangan
Ilustrasi Artificial Intelligence / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Model kecerdasan buatan terbaru bernama Claude Mythos memicu kekhawatiran global karena dinilai berpotensi mengganggu keamanan sistem keuangan.
Isu ini mencuat dalam pertemuan International Monetary Fund yang digelar di Washington DC pada 13–18 April 2026. Sejumlah menteri keuangan, bankir, hingga pelaku industri finansial menyoroti risiko yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi AI generatif.
Advertisement
Menteri Keuangan Kanada, François-Philippe Champagne, menyebut isu ini sebagai perhatian serius bagi para pemimpin ekonomi dunia. Ia menekankan pentingnya penguatan sistem keamanan untuk menghadapi potensi ancaman baru.
BBC melaporkan, Claude Mythos dikembangkan oleh Anthropic dan disebut memiliki kemampuan unggul dalam bidang keamanan siber. Model ini mampu menemukan celah keamanan (bug) serta mengeksploitasinya secara cepat dan dalam skala besar.
BACA JUGA
Kemampuan tersebut dinilai berisiko jika jatuh ke pihak yang tidak bertanggung jawab. Serangan siber berbasis AI bisa menjadi lebih cepat, masif, dan sulit dideteksi dibandingkan metode konvensional.
CEO Barclays, C. S. Venkatakrishnan, menilai risiko ini perlu segera dipahami lebih dalam. Sementara Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, menegaskan perkembangan ini harus ditanggapi dengan sangat serius.
Saat ini, Claude Mythos belum dirilis secara luas. Model tersebut masih diuji secara terbatas oleh sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Amazon Web Services, Microsoft, Nvidia, dan CrowdStrike.
Pengujian awal oleh UK AI Security Institute menunjukkan model ini mampu mengidentifikasi berbagai celah keamanan, meski belum terbukti jauh melampaui model sebelumnya.
Kekhawatiran pasar pun mulai terlihat. Kapitalisasi perusahaan keamanan siber global dilaporkan menyusut hingga US$14,5 miliar dalam satu hari setelah kabar ini beredar. Saham perusahaan seperti Palo Alto Networks, Zscaler, SentinelOne, dan Fortinet mengalami penurunan signifikan.
Sebagai langkah antisipasi, sejumlah bank dan regulator telah diberikan akses awal untuk menguji ketahanan sistem mereka terhadap potensi ancaman berbasis AI.
Perkembangan Claude Mythos menandai babak baru dalam persaingan antara teknologi AI dan keamanan siber. Bagi pengguna layanan digital, kewaspadaan menjadi kunci agar terhindar dari risiko kejahatan siber yang semakin canggih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
Advertisement
Advertisement









