Advertisement

Haji 2026, Arab Saudi Perkuat Layanan Multibahasa dan Teknologi AI

Newswire
Kamis, 23 April 2026 - 14:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Haji 2026, Arab Saudi Perkuat Layanan Multibahasa dan Teknologi AI Ibadah haji / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, MADINAH—Pemerintah Arab Saudi melalui otoritas pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi meluncurkan rencana operasional pelayanan haji 2026. Kebijakan ini menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan ibadah melalui inovasi teknologi serta penguatan layanan multibahasa bagi jamaah dari seluruh dunia.

Peluncuran rencana tersebut dilakukan oleh Presiden Urusan Keagamaan di dua masjid suci, Abdulrahman Al-Sudais, dalam sebuah seremoni yang digelar di Makkah. Ia menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pengalaman spiritual jamaah selama menjalankan ibadah haji.

Advertisement

Dalam rencana operasional tersebut, terdapat sedikitnya 150 inisiatif pengayaan yang terbagi dalam 10 jalur utama pelayanan. Seluruh program dirancang untuk memperkuat layanan keagamaan sekaligus memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, terarah, dan berkualitas.

Salah satu terobosan penting dalam rencana ini adalah integrasi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. Penggunaan AI dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi layanan, termasuk dalam penyampaian informasi keagamaan, panduan ibadah, hingga pengelolaan jamaah secara digital.

Al-Sudais menyebut, pemanfaatan teknologi ini sejalan dengan visi besar Arab Saudi yang menetapkan 2026 sebagai Tahun Kecerdasan Artifisial. Dengan dukungan sistem digital yang semakin canggih, layanan kepada jamaah diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah diakses.

Selain itu, aspek layanan multibahasa juga menjadi perhatian utama. Dalam rencana ini, layanan keagamaan akan tersedia dalam 60 bahasa untuk menjangkau jamaah dari berbagai negara. Hal ini bertujuan memudahkan komunikasi sekaligus menyebarluaskan pesan moderasi Islam dari dua masjid suci ke masyarakat global.

Rencana operasional ini juga disusun berdasarkan prinsip-prinsip keagamaan yang kuat serta metodologi yang terstruktur. Program-program yang dihadirkan tidak hanya fokus pada aspek ibadah, tetapi juga mencakup edukasi dan pengayaan spiritual bagi jamaah.

Al-Sudais menegaskan, pengembangan layanan ini merupakan bagian dari komitmen pimpinan Arab Saudi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah. Ia berharap seluruh inisiatif yang dijalankan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus kekhusyukan jamaah selama menunaikan ibadah haji.

Dengan berbagai inovasi yang dihadirkan, rencana operasional haji 2026 ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pelayanan ibadah haji yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kemenkop Tegaskan Posisi Manajer Tak Gantikan Pengurus Kopdes

Kemenkop Tegaskan Posisi Manajer Tak Gantikan Pengurus Kopdes

News
| Kamis, 23 April 2026, 17:17 WIB

Advertisement

Vietnam Terapkan Kartu Kedatangan Digital di Bandara

Vietnam Terapkan Kartu Kedatangan Digital di Bandara

Wisata
| Rabu, 22 April 2026, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement