FIFA Dikritik Gara-Gara Offside Misterius pada Laga Swiss Kontra Qatar
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Foto ilustrasi Youtube. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Platform layanan streaming televisi berbasis internet, YouTube TV, melakukan gebrakan dengan meluncurkan fitur kustomisasi tampilan multiview. Pembaruan ini menjadi jawaban atas permintaan lama pengguna yang menginginkan kontrol penuh untuk memantau beberapa saluran pilihan sekaligus dalam satu layar.
Sebelum adanya pembaruan ini, fitur multiview di YouTube TV sangat terbatas karena hanya menyediakan kombinasi saluran yang sudah ditentukan oleh sistem, dengan fokus utama pada siaran olahraga. Kehadiran fitur kustomisasi ini menandai peningkatan pengalaman menonton yang jauh lebih personal dan fleksibel bagi para pelanggannya.
Melansir dari 9to5Google, sistem terbaru ini memungkinkan pengguna untuk bebas memilih sendiri saluran yang ingin dimasukkan ke dalam jendela pantauan. Hal ini menjadi pergeseran besar, mengingat fungsi multiview kini tidak lagi eksklusif untuk konten olahraga saja, melainkan sudah merambah ke kategori lain seperti berita, film, hingga acara hiburan televisi.
Antarmuka Lebih Segar dan Mudah Diakses
YouTube TV juga melakukan penyegaran pada antarmuka fitur multiview untuk memudahkan pemilihan konten. Pengguna akan menemukan berbagai kategori baru mulai dari Recommended, Sports, News, Movies, hingga Shows. Pengaturan saluran ke dalam kotak (grid) juga semakin praktis karena dapat dilakukan langsung menggunakan kontrol remote pada perangkat TV pintar.
Fitur yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2023 ini awalnya hanya ditujukan bagi penggemar berat olahraga agar tidak melewatkan pertandingan yang berlangsung secara bersamaan. Namun, seusai mendapatkan berbagai masukan, YouTube TV kini memperluas fungsi tersebut agar sesuai dengan kebutuhan beragam tipe penonton dalam satu rumah tangga.
Peluncuran Dilakukan Secara Bertahap
Meski sangat dinantikan, fitur kustomisasi multiview ini belum tersedia secara merata bagi seluruh pelanggan. Pihak pengembang masih melakukan peluncuran secara bertahap, sehingga baru sebagian pengguna yang dapat mengakses kemampuan kustomisasi ini pada perangkat mereka.
Langkah inovatif ini semakin mempertegas strategi YouTube TV untuk memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap pengalaman menonton mereka. Dengan fleksibilitas dalam memilih konten secara simultan, YouTube TV berupaya memperkuat posisinya di tengah persaingan ketat pasar layanan streaming televisi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Piala Dunia 2026 memicu polemik setelah 13 federasi sepak bola dunia mengecam komentar Presiden UEFA Aleksander Ceferin soal format baru turnamen.
Penguatan IHSG dan rupiah dinilai Danantara mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan kinerja BUMN.
Kenaikan harga Pertamax memicu perubahan mobilitas warga Jogja dan menambah tekanan biaya operasional dunia usaha di tengah pemulihan ekonomi.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 15 Juni 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.
Jerman membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao. Kai Havertz mencetak dua gol, Manuel Neuer ukir rekor bersejarah.