Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Ilustrasi mobil Toyota./Bisnis.com
Harianjogja.com, TANGERANG- PT Toyota Astra Motor (TAM) menepati janjinya untuk meluncurkan kendaraan legendaris Toyota GR Supra dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Kamis (18/7/2019).
Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi Suwandy, dalam peluncuran di Tangerang, mengatakan kendaraan legendaris itu merupakan model global pertama yang produksi Toyota Gazoo Racing.
Toyota GR Supra itu diklaim akan mencuri perhatian para pengunjung GIIAS 2019 meskipun banderol harga tergolong mahal bagi sebagian besar konsumen Indonesia.
"Harga Toyota GR Supra, kami juga masih menunggu bea balik nama. Tapi, nantinya (kendaraan) akan diperkirakan sekitar Rp2 miliar on the road (OTR Jakarta)," ujar Anton.
Bukan hanya Toyota GR Supra, PT TAM juga menghadirkan sejumlah model lain di stan mereka seperti Toyota 86, Toyota Fortuner TRD sportivo, dan HiAce.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI
Target droping air bersih BPBD Gunungkidul turun menjadi 800 tangki akibat efisiensi anggaran dan kenaikan BBM non-subsidi.