Mabes Polri Tangani Kasus Tenggelamnya KM Virgo Transport 8
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Smartphone layar lipat Huawei Mate X. /Antara-Huawei
Harianjogja.com, JAKARTA- Smartphone layar lipat Huawei Mate X resmi akhirnya beredar di China, menyusul Samsung Galaxy Fold, dan yang belum lama ini Motorola Razr.
Tidak seperti Samsung Galaxy Fold atau Motorola Razr yang melipat ke sisi dalam, Huawei Mate X melipat ke sisi luar, sehingga tampil lebih menonjol karena perbedaan ini.
Itu berarti bahwa ketika dalam posisi terlipat, Huawei Mate X memiliki layar 6,6 inci di bagian depan dan 6,38 inci di bagian belakang.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan konektivitas seluler 5G, prosesor Kirin 980 Huawei, dan baterai 4.500mAh.
Mengutip the Verge, Sabtu, Huawei Mate X dijual dengan harga cukup fantatis, 16.999 yuan atau sekitar 2.400 dolar, setara sekitar Rp34,1 juta, jauh lebih mahal dari Motorola Zazr yang berkisar Rp21 juta.
Huawei Mate X sudah bisa dibeli melelui Vmall, toko online Huawei di China. Huawei belum mengumumkan kapan ponsel layar lipat itu tersedia di pasar global.
Mengingat perang dagang AS-China dan dampaknya terhadap Huawei, maka Mate X kemungkinan tidak akan dipasarkan di Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dilimpahkan ke Mabes Polri. Sebanyak 69 orang masih dalam pencarian hingga 28 September 2026.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.