Kemendagri Dorong Larangan Perang Suku di Papua, Begini Caranya
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Smartphone layar lipat Huawei Mate X. /Antara-Huawei
Harianjogja.com, JAKARTA- Smartphone layar lipat Huawei Mate X resmi akhirnya beredar di China, menyusul Samsung Galaxy Fold, dan yang belum lama ini Motorola Razr.
Tidak seperti Samsung Galaxy Fold atau Motorola Razr yang melipat ke sisi dalam, Huawei Mate X melipat ke sisi luar, sehingga tampil lebih menonjol karena perbedaan ini.
Itu berarti bahwa ketika dalam posisi terlipat, Huawei Mate X memiliki layar 6,6 inci di bagian depan dan 6,38 inci di bagian belakang.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan konektivitas seluler 5G, prosesor Kirin 980 Huawei, dan baterai 4.500mAh.
Mengutip the Verge, Sabtu, Huawei Mate X dijual dengan harga cukup fantatis, 16.999 yuan atau sekitar 2.400 dolar, setara sekitar Rp34,1 juta, jauh lebih mahal dari Motorola Zazr yang berkisar Rp21 juta.
Huawei Mate X sudah bisa dibeli melelui Vmall, toko online Huawei di China. Huawei belum mengumumkan kapan ponsel layar lipat itu tersedia di pasar global.
Mengingat perang dagang AS-China dan dampaknya terhadap Huawei, maka Mate X kemungkinan tidak akan dipasarkan di Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
ASDP mencatat lonjakan penumpang dan kendaraan di lintas Jawa-Sumatera serta Bali selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih 2026.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Madura United di Bantul. Hasil ini membuat Persis Solo masih punya peluang lolos dari degradasi Liga 1.
AC Milan menang 2-1 atas Genoa pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/26 dan naik ke posisi ketiga klasemen sementara Serie A.
Juventus kalah 0-2 dari Fiorentina dan terlempar dari empat besar klasemen Liga Italia 2025/26. Peluang ke Liga Champions makin berat.
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.