Meta Akui AI Belum Mampu Bendung Banjir Spam Judol
Meta mengakui AI belum mampu sepenuhnya membendung spam judi online di Facebook dan Instagram karena modus pelaku terus berubah.
Pengguna Telkomsel menyaksikan perayaan Cap Go Meh di Singkawang menggunakan aplikasi Maxstream/Telkomsel
Harianjogja.comJAKARTA – Opensignal baru saja mengeluarkan laporan mengenai pengalaman pengguna gawai dalam menonton video. Hasilnya, Indonesia menempati urutan 74. Pengalaman pengguna gawai menonton video di Indonesia lebih baik dibandingkan dengan India, Thailand dan Filipina.
Sementara itu, Irak menempati urutan terbawah, di atasnya terdapat negara Etiopia, Afghanistan dan Libya. Opensignal melibatkan 37 juta handset dan 94 miliar perhitungan untuk mengukur pengalaman pengguna. Periode penelitian dilakukan pada 1 Agustus – 30 Oktober 2019.
VP Analysis Opensignal, Ian Fog mengatakan bahwa penyebab pengguna seluler di negara dengan pasar besar, seperti Indonesia dan Filipina, tidak kunjung tumbuh pengalaman menonton videonya karena masyrakat di sana tidak menjadikan gawai sebagai satu-satunya layar hiburan.
Opensignal, mengumumkan bahwa para pengguna video di Indonesia merasakan pengalaman yang wajar atau biasa saja selama pada 2019. Kondisi tersebut tidak berubah sejak tahun lalu.
Dia mengatakan masyarakat Indonesia masih gemar menonton hiburan seperti pertandingan sepak bola, dari televisi di rumah.
“Dalam menonton pertandingan sepak bola untuk waktu lama, pengguna sedikit tidak nyaman ketika seseorang berada jauh dari rumah, berbeda dengan di negara-negara urutan pertama, yang menggunakan ponsel cerdas sebagai satu-satunya layar yang tersedia untuk menonton pertandingan,” kata Ian dalam laporannya, Kamis (28/11/2019).
Opensignal menyampaikan dalam mengukur rata-rata pengalaman pengguna dalam menonton video, Opensignal memastikan terlebih dahulu bahwa pelanggan terhubung dengan di jaringan 3G dan 4G untuk setiap operator.
Kemudian, Opensignal melihat lalu lintas penggunaan video oleh pengguna. Untuk menentukan kualitas video digunakan pendekatan berbasis ITU dengan memperhitungkan kualitas gambar, waktu pemuatan video, kecepatan pemutaran, dan gangguan yang terjadi.
Hasil dari perhitungan berupa nilai 0 -100 kemudian dibagi kedalam beberapa skala sebagai berikut : 75-100 Sempurna, 65-75 Sangat Baik, 55-65 Baik, 40-55 Wajar/lumayan, dan 0-40 Buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Meta mengakui AI belum mampu sepenuhnya membendung spam judi online di Facebook dan Instagram karena modus pelaku terus berubah.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.