Kasus ISPA Tembus 151.000, Kemenkes Kerahkan 1.898 Nakes
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Ilustrasi kejahatan siber./Reuters-Kacper Pempel
Harianjogja.com, JAKARTA--Pengamat keamanan siber Vaksincom, Alfons Tanujaya mengatakan akhir Agustus 2020, para pengguna email Indonesia dibombardir dengan email berlampiran .doc yang jika di klik akan menginfeksi komputer dengan malware Emotet yang sedang merajalela.
Menurutnya, sejak pertengahan Juli 2020 pembuat Emotet kembali menjalankan aksinya. Dia menjelaskan bahwa Emotet adalah malware yang wara wiri di dunia maya sejak 2018 hingga 2019 dan sempat berkolaborasi dengan ransomware Ryuk.
“Bahaya malware ini jika kena sistem, email bisa lumpuh dan email perusahaan jadi diblokir oleh rekan bisnis. Akan berdampak sangat besar bagi perusahaan yang mengandalkan email sebagai tulang punggung bisnis,” ungkapnya saat dihubungi JIBI/Bisnis.com, Selasa (1/9/2020).
BACA JUGA : Awas, Ada Informasi Virus Corona Disisipi Malware
Alfons pun mengatakan bahwa kali ini Emotet menggunakan teknik yang cukup sederhana. Malware itu memanfaatkan lampiran dokumen Microsoft Word yang dikirimkan melalui broadcast email.
"Email yang di-broadcast dengan cerdik membalas email yang sudah ada sehingga ada tambahan "RE:" diikuti subjek email yang di balas. Pengirim email juga dipalsukan dari kontak yang ada pada email tersebut sehingga dapat lolos saringan antispam dan tidak dicurigai oleh penerima email," ujarnya.
Alfons menyampaikan bahwa subjek "RE:" atau email tagihan dengan subjek "Invoice (angka acak)" dari malware Emotet seakan tidak terlihat berbahaya karena hanya mengandung lampiran .doc dan akan lolos dari deteksi antivirus karena dokumen .doc memang bukan file yang bisa dieksekusi dan menginfeksi komputer yang membuka dokumen tersebut.
Namun, dia berkata rekayasa sosial yang disertakan pada dokumen tersebut kemungkinan besar akan membuat komputer korbannya bertekuk lutut dan dan mailserver perusahaan mengirimkan malspam Emotet secara masif.
BACA JUGA : Waspadai Serangan Malware pada Ponsel Android, Ini 3
"Akibatnya seluruh kontak email akan menerima kiriman email yang dengan cerdik mengambil subjek membalas pesan email yang sudah ada dan memalsukan pengirimnya sesuai dengan kontak dalam email sehingga lolos saringan antispam dan guna mengelabui penerima email berikutnya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.