Prabowo Targetkan 34 Waste to Energy Beroperasi 2 Tahun
Prabowo bangun 34 proyek waste to energy 2026 senilai US$3,5 miliar untuk atasi krisis sampah dan overkapasitas TPA.
Ilustrasi kejahatan siber./Reuters-Kacper Pempel
Harianjogja.com, JAKARTA--Pengamat keamanan siber Vaksincom, Alfons Tanujaya mengatakan akhir Agustus 2020, para pengguna email Indonesia dibombardir dengan email berlampiran .doc yang jika di klik akan menginfeksi komputer dengan malware Emotet yang sedang merajalela.
Menurutnya, sejak pertengahan Juli 2020 pembuat Emotet kembali menjalankan aksinya. Dia menjelaskan bahwa Emotet adalah malware yang wara wiri di dunia maya sejak 2018 hingga 2019 dan sempat berkolaborasi dengan ransomware Ryuk.
“Bahaya malware ini jika kena sistem, email bisa lumpuh dan email perusahaan jadi diblokir oleh rekan bisnis. Akan berdampak sangat besar bagi perusahaan yang mengandalkan email sebagai tulang punggung bisnis,” ungkapnya saat dihubungi JIBI/Bisnis.com, Selasa (1/9/2020).
BACA JUGA : Awas, Ada Informasi Virus Corona Disisipi Malware
Alfons pun mengatakan bahwa kali ini Emotet menggunakan teknik yang cukup sederhana. Malware itu memanfaatkan lampiran dokumen Microsoft Word yang dikirimkan melalui broadcast email.
"Email yang di-broadcast dengan cerdik membalas email yang sudah ada sehingga ada tambahan "RE:" diikuti subjek email yang di balas. Pengirim email juga dipalsukan dari kontak yang ada pada email tersebut sehingga dapat lolos saringan antispam dan tidak dicurigai oleh penerima email," ujarnya.
Alfons menyampaikan bahwa subjek "RE:" atau email tagihan dengan subjek "Invoice (angka acak)" dari malware Emotet seakan tidak terlihat berbahaya karena hanya mengandung lampiran .doc dan akan lolos dari deteksi antivirus karena dokumen .doc memang bukan file yang bisa dieksekusi dan menginfeksi komputer yang membuka dokumen tersebut.
Namun, dia berkata rekayasa sosial yang disertakan pada dokumen tersebut kemungkinan besar akan membuat komputer korbannya bertekuk lutut dan dan mailserver perusahaan mengirimkan malspam Emotet secara masif.
BACA JUGA : Waspadai Serangan Malware pada Ponsel Android, Ini 3
"Akibatnya seluruh kontak email akan menerima kiriman email yang dengan cerdik mengambil subjek membalas pesan email yang sudah ada dan memalsukan pengirimnya sesuai dengan kontak dalam email sehingga lolos saringan antispam dan guna mengelabui penerima email berikutnya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Prabowo bangun 34 proyek waste to energy 2026 senilai US$3,5 miliar untuk atasi krisis sampah dan overkapasitas TPA.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.
Prancis umumkan skuad Piala Dunia 2026. Camavinga dan Kolo Muani dicoret, Mbappe tetap jadi andalan utama Les Bleus.
BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Kehadiran Varian Baru, STD, Untuk Respon Antusiasme Besar Masyarakat Indonesia