Menteri Luhut Binsar Mau Audit LSM, Buat Apa?
Setiap LSM biasanya diaudit oleh pemberi dananya atau donornya sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Ilustrasi Facebook./Bloomberg-Chris Ratcliffe
Harianjogja.com, JAKARTA - Facebook baru saja meluncurkan Facebook Dating, fitur layanan kencan daring.
Layanan yang mirip seperti Tinder, Badoo, Tantan OkCupid, dan sebagainya itu diluncurkan di Eropa setelah tertunda selama lebih dari delapan bulan. Layanan tersebut rencananya diluncurkan pada perayaan Hari Valentine tahun ini.
Facebook menunda peluncuran layanan tersebut di Eropa setelah Komisaris Perlindungan Data (Data Protection Commision/DPC) Irlandia, regulator utama di Uni Eropa untuk sejumlah perusahaan teknologi termasuk Facebook, menyuarakan kekhawatiran tentang peluncuran tersebut.
Facebook Dating pertama kali diumumkan di Amerika Serikat pada September tahun lalu.
Menurut laporan The Verge pada Kamis (22/10/2020), layanan kencan menawarkan fitur yang sama di Eropa seperti di AS, menggunakan profil Anda di Facebook untuk menemukan calon jodoh. Facebook menyesuaikan kecocokan ini dengan preferensi Anda, aktivitas Facebook, dan, jika Anda memilih, grup dan acara.
Meskipun layanan tersebut masih hanya muncul sebagai tab di aplikasi seluler Facebook, layanan ini sangat terintegrasi dengan produk raksasa sosial lainnya. Profil Anda dapat menarik cerita dan foto dari Instagram.
Anda juga dapat memulai panggilan video Messenger dari obrolan, dan fitur Secret Crush yang heboh mencari pengikut Instagram dan teman Facebook Anda untuk mencari pasangan potensial.
Dikutip dari laman resminya, Facebook mengumumkan bahwa Facebook Dating kini dirilis di Austria, Belgia, Bulgaria, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Kroasia, Hongaria, Irlandia, Italia, Lituania, Luksemburg, Latvia, Malta, Belanda, Polandia , Portugal, Rumania, Swedia, Slovenia, Slovakia, Islandia, Liechtenstein, Norwegia, Spanyol, Swiss dan Inggris.
Facebook Dating saat ini juga tersedia di 20 negara lainnya, yaitu Argentina, Bolivia, Brazil, Kanada, Chili, Kolombia, Ekuador, Guyana, Laos, Malaysia, Meksiko, Paraguay, Peru, Filipina, Singapura, Suriname, Thailand, Amerika Serikat, Uruguay dan Vietnam.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kepastian hadirnya layanan baru Facebook ini di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Setiap LSM biasanya diaudit oleh pemberi dananya atau donornya sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.