Ditanya Kasus Fahd dan Nusron, Bahlil Pilih Finger Heart
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.
Logo Apple Inc. di salah satu tokonya di AS/ Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA – Akhir 2020 ditutup dengan penurunan jumlah pengiriman ponsel pintar secara global hingga 2%, tepanya di angka 359,6 juta unit.
Dikutip melalui GSMArena, berdasarkan laporan Canalys pada tiga bulan terakhir 2020 menjadi momen yang kuat untuk produk ponsel pintar Apple. Pada kuartal IV/2020 perusahaan tersebut mengirimkan 81,8 juta unit atau naik 4 persen secara tahunan (yoy) sehingga mendorong Apple ke posisi teratas dalam hal pangsa pasar.
Disusul di posisi kedua, Samsung yang gagal mempertahankan posisinya pada kuartal IV/2020 karena pengiriman menurun 12 persen year-on-year (YoY) menjadi 62 juta unit. Adapun, penjualan gadget Huawei melorot tajam dibandingkan periode yang sama pada 2019.
Sementara itu, penjualan Xiaomi tumbuh 31 persen menjadi 43,4 juta, OPPO 15 persen (34,7 juta), dan Vivo 14 persen (32,1 juta). Pengiriman ponsel ketiga perusahaan ini melonjak di saat penjualan ponsel pintar Huawei tertekan sanksi dari mantan Presiden AS Donald Trump dengan pengiriman hanya 32 juta unit.
Menanggapi hal tersebut, pendiri dan pemerhati gawai dari komunitas Gadtorade Lucky Sebastian mengatakan penurunan pengapalan sebesar 2 persen pada kuartal IV/2020 akan membuat mayoritas vendor lebih agresif untuk memasarkan produknya pada kuartal I/2021.
“Tren vendor pada awal 2021 ini sudah terlihat dengan mulai dari awal. Maksudnya, saat awal tahun vendor biasanya belum mengeluarkan produk baru, tetapi sekarang dari awal tahun baru saja mereka sudah bersaing untuk menghadirkan perangkat baru,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Jumat (29/1/2021).
Menurutnya, hal ini dikarenakan distribusi vaksin yang telah terjadi di berbagai Negara sehingga optimisme dari para pemain muncul kembali yang dijawab dengan mengantisipasi peluang pada awal tahun.
Lucky melanjutkan untuk pasar Indonesia strategi yang tepat dilakukan para vendor untuk meningkatkan pangsa pasar adalah bertarung dengan pilihan produk mid-range dan budget phone. Pasalnya, dia menilai tipe ponsel ini yang paling banyak dicari dan diminati dari segi jumlah di Indonesia.
“Bisa dilihat dari penjualan awal produk seperti Samsung Galaxy A12 dan A02s, OPPO Reno 5, Xiaomi Poco M3 yang terlihat diminati masyarakat. Bahkan, ada potensi pemulihan lebih cepat untuk pangsa pasar Indonesia. Mungkin saja semester I/2021 keadaan pasar mulai membaik,” ujar Lucky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.
Supermarket Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11 Sleman terbakar hebat. Api merembet dari bagian belakang hingga melalap seluruh gedung.
Menteri Perindustrian Sarmuji memiliki harta bersih Rp14,93 miliar berdasarkan LHKPN 2025, termasuk kapal senilai Rp5,57 miliar.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir