Hyundai Siapkan Investasi Rp494 Triliun, Fokus AI, EV, dan Robotaksi
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Warga menggunakan smartphone berjalan melewati papan Taman 5G di markas Huawei Technologies Co. di Shenzhen, China, Rabu(22/5/2020).Bloomberg/Qilai Shen
Harianjogja.com, JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) menilai kehadiran 5G tidak akan menggerus pasar layanan internet tetap di perumahan. Sebab, dari sisi harga dan kestabilan jaringan, layanan fixed broadband masih lebih unggul dari si \'teknologi baru\'.
Ketua Umum Apjatel Muhammad Arif mengatakan jaringan yang menggunakan kabel memiliki kualitas yang lebih bagus dan stabil dibandingkan dengan jaringan nirkabel, yang rentan terhadap gangguan seperti bangunan, cuaca dan lain sebagainya. Jika melihat kondisi dan situasi perumahan di Indonesia, menurutnya, jaringan internet tetap tidak akan tergerus oleh layanan fixed wireless broadband 5G.
“Menurut saya tidak bisa bergantung sepenuhnya oleh 5G, karena dia jaringannya lebar dan mudah terganggu. Makanya base transceiver stations [BTS] 5G tidak bisa jauh-jauh. Jadi fixed broadband tidak serta merta tergantikan oleh 5G,” kata Arif kepada Bisnis.com, Jumat (9/4/2021).
Di samping itu, sambungnya, 5G yang beroperasi dengan jaringan seluler memiliki model bisnis berbasis kuota. Pelanggan harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan sejumlah kuota data.
Teknologi 5G yang super cepat akan membuat pelanggan seluler sangat boros, karena kuota data mereka bisa habis dalam waktu singkat. Berbeda dengan layanan internet rumah yang tidak terbatas kuota, dengan pembayaran tetap per bulan.
“Orang lebih hemat pastinya. Misalnya orang pakai IndiHome bayar Rp300.000 per bulan, kalau pakai 5G bisa lebih karena terlalu ngebut internetnya 3 hari habis, orang mau tidak mau harus beli lagi,” kata Arif.
Meski memiliki sejumlah perbedaan, menurut Arif, 5G dapat membuat bisnis penyedia jaringan telekomunikasi tumbuh. Jarak antar-BTS yang rapat, membuat permintaan pergelaran serat optik makin pesat. Serat optik sangat dibutuhkan dalam membawa lalu lintas data 5G, karena teknologi tersebut menawarkan kecepatan yang super cepat.
“Aku pikir nanti kalau ada 5G kolaborasinya lebih bertambah bukan menggantikan bisnis internet tetap atau pergelaran serat optik,” kata Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Pemasangan girder Tol Jogja-Solo di Kalasan pada 27 Juli 2026 memicu penyempitan Jalan Jogja-Solo. Simak jadwal dan jalur alternatifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 26 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Atletico Madrid resmi merekrut Lee Kang-in dari PSG dengan kontrak hingga 2031. Nilai transfer gelandang Korea Selatan itu disebut mencapai Rp713 miliar.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.