Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Ilustrasi penggunaan WhatsApp Web di laptop / Bisnis - Feni Freycinetia
Harianjogja.com, JAKARTA – Selama ini jika menggunakan web WhatsApp di desktop Anda atau perangkat lain, memerlukan ponsel yang dihidupkan dan terhubung.
Tetapi uji beta baru mencoba dukungan untuk beberapa perangkat tanpa memerlukan ponsel.
Melalui laman Twitternya @wcathcart, kepala Whatsapp Will Cathcart mengumumkan bahwa ia sangat bersemangat untuk meluncurkan versi beta dari kemampuan multi-perangkat baru mereka.
“Sekarang Anda dapat menggunakan pengalaman desktop atau web kami bahkan ketika ponsel Anda tidak aktif dan terhubung ke internet. Semua diamankan dengan enkripsi ujung ke ujung,” tulisnya.
Dilaporkan The Verge, Jumat (16/7/2021), dalam sebuah wawancara bulan Juni, kepala WhatsApp Will Cathcart dan bosnya, CEO Facebook Mark Zuckerberg, mengomentari tantangan teknis dalam mempertahankan enkripsi ujung ke ujung. Dengan posting blog pada 14 Juli lalu, Cathcart menjelaskan lebih lanjut tentang apa yang telah dilakukan di balik layar untuk menjaga keamanan.
Mengutip Indian Express, Jumat (16/7/2021), untuk menjaga keamanan dan mengatasi tantangan dari server yang disusupi yang digunakan untuk menguping percakapan pengguna dengan menambahkan perangkat ke akun mereka. Pertama, mereka telah memperluas kode keamanan untuk "sekarang mewakili kombinasi dari semua identitas perangkat seseorang." Jadi kode-kode ini dapat digunakan oleh kontak mereka untuk memverifikasi perangkat tujuan pengiriman pesan.
Langkah kedua adalah teknologi yang disebut Verifikasi Perangkat Otomatis, yang akan diluncurkan nanti. Sistem ini memungkinkan perangkat untuk secara otomatis membangun kepercayaan antara satu sama lain dengan cara seseorang perlu membandingkan kode keamanan pengguna lain hanya jika pengguna itu mendaftarkan ulang seluruh akun mereka, daripada setiap kali mereka menautkan perangkat baru ke akun mereka.
Pengguna juga akan mendapatkan kontrol dan perlindungan tambahan atas perangkat mana yang ditautkan ke akun mereka. Pertama, setiap orang akan terus diminta untuk menautkan perangkat pendamping baru dengan memindai kode QR dari ponsel mereka. Proses ini sekarang memerlukan autentikasi biometrik sebelum menautkan di mana orang telah mengaktifkan fitur ini pada perangkat yang kompatibel.
Terakhir, orang akan dapat melihat semua perangkat pendamping yang ditautkan ke akun mereka serta kapan terakhir digunakan, dan akan dapat keluar dari perangkat tersebut dari jarak jauh jika diperlukan.
Sebelumnya, ponsel pengguna mengelola kunci yang menentukan identitas dan kemampuan mereka untuk mengenkripsi atau mendekripsi pesan. Sinkronisasi terenkripsi juga berlaku untuk riwayat pesan, nama kontak, dan data lainnya, dengan kunci dipertahankan pada perangkat individual.
Fitur ini belum diluncurkan untuk mereka yang menggunakan versi stabil Whatsapp sehingga Anda mungkin belum dapat menggunakan ini. Perusahaan berencana, untuk memulai, beta akan diberikan kepada sekelompok penguji terbatas yang sudah berada dalam program beta WhatsApp, sementara tim mengatakan sedang berupaya meningkatkan kinerja dan menambahkan lebih banyak fitur tambahan sebelum secara perlahan meluncurkannya lebih luas. Belum dipastikan apakah semua pengguna Android dan iOS beta akan mendapatkan fitur tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.