Presiden Korsel Naikkan Bantuan untuk Ukraina menjadi Rp2,25 Triliun
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol akan meningkatkan bantuan untuk Ukraina menjadi US$150 juta atau setara Rp2,25 triliun
Ilustrasi kejahatan siber./Reuters-Kacper Pempel
Harianjogja.com, JAKARTA – Malware mata-mata (spyware) Pegasus besutan NSO Group Ltd asal Israel dilaporkan berhasil meretas 37 smartphone milik jurnalis, aktivis dan eksekutif bisnis di seluruh dunia.
Hal tersebut terungkap dalam laporan investigasi The Washington Post dan media partner. Mengutip Bloomberg, Senin (19/7/2021), laporan investigasi ini menyebutkan, spyware Pegasus digunakan untuk menargetkan smartphone milik istri dan tunangan kolumnis Saudi Jamal Khashoggi yang terbunuh.
BACA JUGA : 5 Besar Ransomware Serang Indonesia Kuartal Pertama
Nomor telepon mereka muncul di daftar lebih dari 50.000 nomor, yang menurut konsorsium adalah target yang mungkin untuk pengawasan oleh pemerintah menggunakan Pegasus.
Pada daftar tersebut juga muncul nomor telepon jurnalis luar negeri untuk organisasi berita internasional, termasuk CNN, Associated Press, Voice of America, New York Times, Wall Street Journal, Bloomberg News, Le Monde di Prancis, Financial Times dan Al Jazeera di Qatar.
"Jenis pengawasan yang dilaporkan adalah pelanggaran mengerikan terhadap kebebasan pers dan kami sangat mengutuknya," kata juru bicara Bloomberg News.
Konsorsium media, yang dipimpin oleh organisasi nirlaba yang berbasis di Paris, Forbidden Stories mengatakan pihaknya mengungkapkan bukti yang diambil dari telepon melalui analisis forensik digital oleh laboratorium keamanan Amnesty International.
Pegasus, dijual kepada pemerintah dan lembaga penegak hukum tertentu, dapat meretas ponsel melalui tautan dan secara diam-diam merekam email, panggilan, dan pesan teks.
BACA JUGA : Awas, Ada Informasi Virus Corona Disisipi Malware
Dalam beberapa kasus, malware ini dapat mengaktifkan dirinya sendiri tanpa korban mengklik tautannya, kata Washington Post. Tidak diketahui seberapa berapa banyak ponsel dalam daftar yang ditargetkan atau diawasi.
Menanggapi laporan konsorsium Forbidden Stories, NSO membantah bahwa teknologinya digunakan untuk melawan Khashoggi dan mengatakan penyelidikan itu mengandung asumsi yang salah dan kesalahan faktual.
Bulan lalu, NSO Group menerbitkan Laporan Transparansi dan Tanggung Jawab tahunan pertamanya, yang mengatakan produknya telah digunakan oleh negara-negara untuk menggagalkan serangan teroris besar dan membongkar jaringan perdagangan narkoba.
Lebih banyak temuan dari penyelidikan akan diluncurkan dalam tiga hari ke depan, kata Washington Post.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bloomberg
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol akan meningkatkan bantuan untuk Ukraina menjadi US$150 juta atau setara Rp2,25 triliun
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.