Kasus Dosen Diduga Kirim Pesan Cabul di UIN Walisongo Diselidiki
UIN Walisongo bentuk tim investigasi usut dugaan dosen kirim pesan cabul ke mahasiswi. Kampus pastikan perlindungan korban.
Ilustrasi Facebook./Bloomberg-Chris Ratcliffe
Harianjogja.com, JAKARTA - Mark Zuckerberg, CEO Facebook, melarang screenshot chat Facebook. Zuckerberg mengumumkan larangan tersebut dalam beberapa perubahan besar yang baru untuk Facebook Messenger guna meningkatkan privasi di platform media sosial.
Hal ini karena tingkat keamanan tinggi dibutuhkan oleh beberapa aplikasi yang menyimpan data rahasia. Oleh karena itu, fitur tangkapan layar di Facebook Messenger mungkin dinonaktifkan.
Pemberitahuan akan segera dikirim ke seseorang jika Anda mengambil tangkapan layar pesan yang hilang (disappearing messages) dan merupakan bagian dari Percakapan Rahasia karena end-to-end encryption.
“Pembaruan baru untuk obrolan Messenger yang terenkripsi end-to-end, sehingga pengguna mendapatkan pemberitahuan jika seseorang menangkap layar pesan yang hilang,” tulis Zuckerberg di akun pribadi Facebook, dilansir pada Kamis (3/2).
Pria berumur 37 tahun itu memberikan gambaran tentang hal yang akan muncul jika pengguna melakukan screenshot pesan dengan melakukan percakapan bersama pasangannya Priscilla Chan.
Chan menangkap layar pesan bersama Zuckerberg dan menunjukkan notifikasi akan beroperasi setelah pesan penghapus diaktifkan.
Beberapa pengguna Facebook memuji perubahan perusahaan, bahkan membuat beberapa lelucon dalam prosesnya.
“Saya sangat membutuhkan fitur ini pada tahun 2009 ketika saya menggunakan untuk drunk message,” komentar salah satu pengguna di posting-an Zuckerberg, dilansir pada Kamis (3/1).
Sementara, pengguna yang lain memberikan saran tentang fitur yang harus ditambahkan selanjutnya, “Kami membutuhkan voice note di bagian kolom komentar,” tulisnya.
Selain itu, saat ini pengguna Facebook Messenger juga dapat membalas pesan di Messenger dengan menggesekkan pesan atau cukup menyentuh dan menahannya untuk memilih fitur ‘balas/reply.’
Facebook memperkenalkan pesan menghilang pada November 2020 di Messenger dan Instagram. Raksasa media sosial itu mengambil langkah untuk memberikan proteksi tambahan kepada penggunanya sebagai perlindungan privasi atau konten berhak cipta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
UIN Walisongo bentuk tim investigasi usut dugaan dosen kirim pesan cabul ke mahasiswi. Kampus pastikan perlindungan korban.
Jaksa mengungkap dugaan skema organisasi bayangan dan konflik kepentingan dalam kasus Chromebook yang menjerat Nadiem Makarim. Tuntutan mencapai Rp5,67 triliun.
Psikiater ingatkan bahaya stres akibat media sosial pada perempuan, terutama ibu, yang berdampak pada kesehatan mental keluarga.
Nelayan hilang akibat ombak di Pantai Baru Bantul ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan akhiri operasi pencarian.
Sony dikabarkan meluncurkan headphone premium WH-1000XX The ColleXion dengan desain mewah dan harga tinggi. Simak bocoran lengkapnya.
Harga rumah sekunder tetap naik di 11 kota meski rupiah melemah. Surakarta mencatat lonjakan tertinggi hingga 23,5%.