Google Health 5.0 Resmi Dirilis: Antarmuka Modern
Google Health 5.0 wajib di-update bagi pengguna Fitbit. Simak ulasan mengenai fitur baru, masalah AI Gemini, hingga hilangnya fitur komunitas di sini.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Banyak hal yang tidak disadari oleh para pengemudi saat mengendarai mobil yang justru membuat suku cadang kendaraannya cepat rusak. Padahal, jika para pengemudi ini tahu jika kebiasaan itu akan cepat merusak suku cadang mobil, mereka pasti akan berupaya mengurangi ataupun tidak melakukan kebiasaan tersebut.
Lalu apa saja kebiasaan pengemudi yang membuat suku cadang mobil Anda cepat rusak? Simak penjelasannya berikut ini :
Kebiasaan menyeret rem atau menginjak rem terus menerus saat melalui jalan turun akan mempercepat rusaknya suku cadang mobil Anda, utamanya pada bantalan rem dan cakram. Jika Anda tidak ingin cepat mengganti bantalan rem dan cakram, mulailah tidak melakukan kebiasaan menyeret rem.
Kebiasaan membawa muatan berlebihan akan berdampak kepada cepat rusaknya suku cadang mobil Anda. Sebab, jika dibiarkan kebiasaan membawa kelebihan muatan akan merusak tidak hanya mesin, tapi juga rem dan suspensi.
Perpindahan gigi dengan kasar akan berdampak kepada kerusakan suku cadang mobil terutama pada bagian transmisi. Selain itu kebiasaan mengoper ke gigi mundur tanpa berhenti juga akan mempercepat transmisi Anda rusak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google Health 5.0 wajib di-update bagi pengguna Fitbit. Simak ulasan mengenai fitur baru, masalah AI Gemini, hingga hilangnya fitur komunitas di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.
Jungkook BTS buka lowongan videografer dan editor untuk BTS WORLD TOUR ARIRANG. Simak kriteria dan peluang langka bergabung dengan tur dunia BTS di sini.
FIFA memperkenalkan lagu Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy untuk Piala Dunia 2026. Berikut sejarah anthem resmi Piala Dunia.
Bojan Hodak dikabarkan meninggalkan Persib Bandung setelah membawa Maung Bandung meraih tiga gelar Liga Indonesia beruntun.