Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Geely Xingyuan/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— Peta persaingan industri otomotif China mengalami perubahan besar pada 2026. Di tengah semakin kuatnya tren kendaraan listrik, Geely berhasil merebut perhatian konsumen dan menggeser dominasi sejumlah pemain besar seperti Tesla dan BYD.
Data terbaru yang dirilis Autohome menunjukkan bahwa dalam periode enam bulan hingga Juli 2026, Geely, Tesla, dan BYD menjadi tiga merek yang paling diminati konsumen China. Namun yang paling mengejutkan adalah keberhasilan model listrik Geely Xingyuan yang kini menempati posisi sebagai mobil terlaris di negara dengan pasar otomotif terbesar di dunia tersebut.
Geely Xingyuan Jadi Mobil Terlaris
Keberhasilan Geely tidak lepas dari performa impresif Geely Xingyuan, hatchback listrik yang mencatat penjualan hampir 197.500 unit sepanjang Februari hingga Juli 2026.
Capaian tersebut menjadikan Xingyuan sebagai kendaraan paling laris di China selama periode tersebut, mengungguli sejumlah model populer dari Tesla maupun BYD.
Salah satu faktor utama yang mendorong tingginya permintaan adalah harga yang kompetitif. Mobil listrik ini dipasarkan dengan banderol di bawah 100.000 yuan atau sekitar US$14.820, sehingga mampu menjangkau lebih banyak konsumen dibandingkan model premium.
Posisi Geely yang terus menguat juga mempertegas status perusahaan tersebut sebagai pesaing utama BYD di pasar domestik. Pada 2025 lalu, Geely bahkan telah menempati posisi kedua berdasarkan total volume penjualan kendaraan di China.
Tesla Model Y Masih Jadi Favorit
Meski harus turun ke posisi kedua, Tesla Model Y tetap menunjukkan daya saing yang kuat.
SUV listrik andalan Tesla itu membukukan penjualan lebih dari 180.000 unit selama periode yang sama. Angka tersebut tetap impresif mengingat harga jualnya jauh lebih tinggi dibandingkan Geely Xingyuan.
Di China, Model Y dipasarkan dengan harga antara 263.500 yuan hingga 313.500 yuan atau setara sekitar US$39.000 hingga US$46.500.
Penjualan tersebut membuat Model Y masih mampu mengungguli berbagai model dari produsen lokal lain seperti Li Auto, Xiaomi, maupun sejumlah kendaraan listrik terbaru dari BYD.
BYD Kehilangan Momentum
Sementara itu, BYD yang selama beberapa tahun terakhir menjadi simbol kebangkitan kendaraan listrik China justru mengalami tekanan.
Meski masih menempatkan tiga model di daftar 10 mobil terlaris, model terbaik BYD yakni Yuan UP hanya mampu menempati posisi kelima dengan penjualan hampir 97.700 unit.
Kondisi tersebut sejalan dengan perlambatan yang dialami perusahaan. Data menunjukkan penjualan mobil penumpang BYD turun lebih dari 10% pada paruh pertama 2026, menandakan persaingan di pasar kendaraan listrik domestik semakin ketat.
Volkswagen Bertahan di Tengah Dominasi Merek Lokal
Di tengah gempuran produsen China, Volkswagen menjadi satu-satunya pabrikan otomotif asing tradisional yang masih mampu bertahan di daftar 10 besar kendaraan terlaris.
Model sedan kompak Volkswagen Lavida berhasil menempati posisi kesembilan dan menjadi pengecualian di tengah dominasi kendaraan listrik buatan China.
Kehadiran Lavida menunjukkan bahwa kendaraan berbahan bakar bensin masih memiliki pasar tersendiri, meskipun porsinya terus menyusut.
Mobil Listrik Kuasai Pasar
Dominasi kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) semakin sulit dibendung.
Data China Passenger Car Association (CPCA) menunjukkan bahwa kendaraan listrik berbasis baterai dan kendaraan hibrida menyumbang 65,1% dari seluruh penjualan mobil penumpang baru pada Juli 2026.
Angka tersebut melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang masih berada di level 54%.
Di kalangan produsen domestik China, penetrasi kendaraan energi baru bahkan mencapai 83,8%, menegaskan bahwa mayoritas pembeli kini lebih memilih mobil listrik dan hibrida dibandingkan kendaraan bermesin konvensional.
Pasar Otomotif China Masih Menghadapi Tekanan
Meski kendaraan listrik semakin mendominasi, industri otomotif China belum sepenuhnya pulih.
Penjualan kendaraan energi baru pada Juli 2026 tercatat turun 12,5%, sementara penjualan mobil penumpang secara keseluruhan merosot hingga 20,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
CPCA mencatat total penjualan ritel mobil penumpang pada Juli hanya mencapai 1,461 juta unit, turun 20,9% secara tahunan.
Penurunan paling tajam terjadi pada kendaraan bermesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE). Penjualannya anjlok hingga 41% dan hanya menyisakan sekitar 510.000 unit.
Ekspor Jadi Penyelamat Industri
Di tengah melemahnya permintaan domestik, pasar ekspor menjadi penopang utama industri otomotif China.
Sepanjang Juli 2026, ekspor mobil penumpang melonjak 88% menjadi 923.000 unit. Lonjakan tersebut didorong oleh peningkatan ekspor kendaraan energi baru yang mencapai 148%.
Tren tersebut menunjukkan bahwa produsen China tidak hanya mendominasi pasar dalam negeri, tetapi juga semakin agresif memperluas jangkauan ke pasar internasional.
Dengan Geely yang berhasil menyalip Tesla dan BYD, serta kendaraan listrik yang kini menguasai lebih dari 65% pasar mobil baru, industri otomotif China memasuki babak baru yang semakin kompetitif. Persaingan tidak lagi sekadar soal teknologi, tetapi juga harga, efisiensi produksi, dan kemampuan menembus pasar global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san