DAMRI Bandara YIA Hari Ini Sabtu 15 Agustus 2026, Cek Jadwalnya
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Anda mungkin pernah merasakan setir mobil Anda bergetar saat berkendara, utamanya saat direm. Agar persoalan ini bisa teratasi, maka simak tips berikut ini :
- Cek rotor rem
Rotor Rem Menipis bisa menjadi penyebab setir mobil bergetar saat direm. Jika rotor rem tipis maka sistem pengereman mobil menjadi tak halus dan tersendat-sendat. Akibatnya, setir menjadi bergetar ketika mobil digunakan.
- Shockbreaker belakang rusak
Selain rotor rem, bagian shockbreaker belakang juga bisa menjadi penyebab bergetarnya setir mobil ketika direm. Padahal fungsi dari shockbreaker adalah meredam guncangan.
- Guide pin mengering
Penyebab lainnya adalah guide pin yang mengering pada mobil. Juga salah satu komponen sistem pengereman, guide pin bertugas untuk menyalurkan energi gerak dari rem ke rotor; jika kering, energi gerak yang seharusnya disalurkan akan menjadi tersendat dan membuat setir mobil bergetar saat direm.
- Servis Teratur
Agar setir bergetar tidak terjadi dan mengganggu, maka servislah kendaraan Anda secara teratur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun, dengan defisit dipersempit menjadi 2,4% terhadap PDB.