Messi Digaji Rp462 Miliar di MLS, Son Heung-min Kalah Jauh
Lionel Messi menjadi pemain bergaji tertinggi MLS 2026 dengan pendapatan Rp462 miliar per tahun, jauh meninggalkan Son Heung-min.
Ilustrasi hewan pengerat./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA — Keberadaan tikus yang menyusup di dalam mobil sangat membahayakan. Selain akan berdampak kepada komponen mesin dan interior mobil, keberadaan tikus juga membahayakan kesehatan. Lalu, bagaimana cara mengusirnya? Simak tips mengusir tikus di bawah ini :
Anda bisa menempatkan kapur barus di dalam area mobil. Sebab, kapur barus adalah salah satu benda yang dibenci oleh tikus.
Anda bisa menyemproykan caitan anti tikus ke dalam mesin dan setiap sudut interior mobil.
Anda bisa menempatkan lampu LED ultra low voltage di dalam mobil. Daya yang dikeluarkan lampu ini tidak sampai 1 watt sehingga sangat cocok digunakan untuk mengusir tikus.
Dengan rutin memanaskan mesin mobil maka keadaan di sekitar kap hangat dan tikus pun enggan untuk datang serta menyusup ke dalam mesin.
Anda harus rutin membersihkan mobil. Pastikan mobil benar-benar bersih termasuk di bagian sela-sela yang sulit dijangkau.
Selokan dan semak adalah habitat dari tikus. Oleh karena itu, sebaiknya hindari memarkirkan mobil di dekat selokan dan semak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi menjadi pemain bergaji tertinggi MLS 2026 dengan pendapatan Rp462 miliar per tahun, jauh meninggalkan Son Heung-min.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.