Sulit Menikmati Uang Meski Sudah Mapan? Mungkin Ini Penyebabnya
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Disadari atau tidak, sejumlah penyebab ponsel cepat rusak justru berasal dari kebiasaan sepele yang dilakukan setiap hari. Padahal, jika hal sepele tersebut bisa dihindari, maka ponsel yang kita miliki akan lebih awet dan tidak cepat rusak. Lalu apa saja yang menjadi penyebab ponsel cepat rusak? berikut penjelasannya :
Jika ponsel tidak dicharger sesuai dengan spesifikasinya maka kemampuan baterai ponsel bisa cepat rusak. Oleh karena itu, Anda harus selalu menggunakan charger orisinal dan sesuai dengan spesifikasi baterai ponsel Anda.
Salah satu penyebab ponsel cepat rusak adalah mengunduh dan memasang aplikasi sembarangan. Sebab, dengan asal mengunduh dan memasang aplikasi, maka ponsel Anda akan lebih mudah terserang malware dan rusak.
Penyebab ponsel cepat rusak juga bisa disebabkan karena tidak melakukan update terhadap versi OS, sistem keamanan dan aplikasi yang ada. Padahal update ini untuk melindungi pengguna dari aplikasi-aplikasi yang berisi malware.
Melakukan rooting atau membobol sistem operasi guna mendapat akses ponsel secara penuh akan berdampak kepada sistem keamanan yang sangat serius. Sebab itu, sebaiknya hindarilah untuk melakukan rooting pada ponsel.
Tidak menggunakan pelindung, akan membuat ponsel lebih rentan mengalami kerusakan.
Kebiasan mengisi daya atau cas yang dibarengi dengan bermain game bisa akan membuat ponsel cepat rusak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.