BRIN Percepat Ekosistem Hidrogen untuk Dukung Transisi Energi
BRIN memperkuat ekosistem riset hidrogen melalui kolaborasi dengan industri untuk mempercepat hilirisasi dan transisi energi nasional.
NASA menemukan sampah di Mars/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA—Penjelajah Perseverance NASA menemukan sampah di Mars. Sampah berupa puing-puing itu, terperangkap di batu bergerigi, di palung terdalam, sekitar 35.700 kaki di bawah permukaan Mars.
BACA JUGA: Setelah Menemani 27 Tahun, Microsoft Hentikan Browser Internet Explorer
Sampah tersebut merupakan bahan termal yang digunakan badan antariksa untuk melindungi pesawat ruang angkasa Perseverance dari suhu ekstrem saat melakukan perjalanan ke Mars dan jatuh melalui atmosfer Mars.
"Tim saya telah melihat sesuatu yang tidak terduga: Ini adalah bagian dari selimut termal yang mereka pikir mungkin berasal dari tahap penurunan saya, paket jet bertenaga roket yang membuat saya jatuh pada hari pendaratan kembali pada tahun 2021," tweet NASA dari akun rover Perseverance.
NoneFoil dari bahan termal yang digunakan pada pesawat ruang angkasa Perseverance yang ditemukan oleh rover terperangkap di dalam batu.
Sebuah pertanyaan yang membayangi adalah bagaimana puing-puing seperti foil bisa mencapai Kawah Jezero Mars tersebut, atau sekitar dua kilometer (1,2 mil) dari tempat roda pendarat ("paket jet bertenaga roket") jatuh di gurun Mars.
"Apakah potongan ini mendarat di sini setelah itu, atau tertiup angin ke sini?" tanya badan antariksa itu.
Penjelajah Perseverance dengan ahli mendarat di Mars pada Februari 2021. Dalam perjalanan turun, pesawat ruang angkasa yang menahan penjelajah itu membuang berbagai instrumen dan benda, termasuk pelindung panas, parasut supersonik, dan derek langit bertenaga roket yang menurunkan penjelajah ke tanah.
Sekarang misi NASA tengah menjelajahi delta sungai yang mengering di Kawah Jezero. Sekitar 3 miliar tahun yang lalu, para ilmuwan planet NASA menduga daerah ini dipenuhi air.
"Delta ini adalah salah satu lokasi terbaik di Mars bagi penjelajah untuk mencari tanda-tanda kehidupan mikroskopis masa lalu," kata NASA.
That shiny bit of foil is part of a thermal blanket – a material used to control temperatures. It’s a surprise finding this here: My descent stage crashed about 2 km away. Did this piece land here after that, or was it blown here by the wind? pic.twitter.com/uVx3VdYfi8
— NASA's Perseverance Mars Rover (@NASAPersevere) June 15, 2022
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BRIN memperkuat ekosistem riset hidrogen melalui kolaborasi dengan industri untuk mempercepat hilirisasi dan transisi energi nasional.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 29 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Timnas basket Indonesia mengalahkan Singapura 80-54 di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Indonesia langsung memimpin Grup C.
BPN DIY memantau kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga almarhum Komaridin di Sleman dan telah menyerahkan warkah tanah kepada Polda DIY.
The Jakmania memboikot laga Persija vs Brisbane Roar karena kenaikan harga tiket. Persija mengalihkan tiket jatah suporter ke penjualan umum.