Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Ilustrasi mobil.
Harianjogja.com, JAKARTA— Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mendorong banyak pemilik kendaraan mencari cara agar konsumsi bensin lebih efisien. Pengguna mobil matic menjadi salah satu yang paling memperhatikan hal tersebut karena kendaraan bertransmisi otomatis kerap dianggap lebih boros dibandingkan mobil manual.
Meski demikian, konsumsi BBM pada mobil matic sebenarnya dapat ditekan apabila pengemudi menerapkan teknik berkendara yang tepat serta menjaga kondisi kendaraan tetap prima. Mulai dari cara menginjak pedal gas hingga disiplin melakukan servis berkala, seluruhnya berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar.
1. Periksa Kondisi Mobil Sebelum Digunakan
Sebelum berkendara, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik. Periksa tekanan angin ban dan pastikan mesin bekerja normal.
Ban yang kurang angin akan menambah beban kerja mesin sehingga pembakaran bahan bakar menjadi lebih besar dan konsumsi bensin meningkat.
2. Hindari Membawa Muatan Berlebihan
Setiap mobil memiliki batas kapasitas muatan yang perlu dipatuhi.
Semakin berat beban kendaraan, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin. Karena itu, bawalah barang seperlunya agar penggunaan BBM tetap efisien.
3. Injak Pedal Gas Secara Bertahap
Kebiasaan menginjak pedal gas terlalu dalam secara tiba-tiba membuat mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar.
Saat ingin berakselerasi atau menyalip kendaraan lain, lakukan secara bertahap agar pembakaran tetap efisien tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.
4. Jaga Putaran Mesin Tetap Stabil
Perhatikan indikator RPM (Revolutions Per Minute) pada panel instrumen.
Putaran mesin sekitar 2.000–2.500 RPM dinilai ideal untuk menjaga efisiensi konsumsi BBM sekaligus membuat mesin bekerja lebih ringan.
5. Gunakan Posisi Netral Saat Berhenti Singkat
Ketika berhenti sejenak, misalnya di lampu merah atau area parkir, pindahkan tuas transmisi ke posisi netral.
Cara ini membantu mengurangi beban mesin sekaligus mengurangi tekanan pada sistem pengereman.
6. Matikan Mesin Jika Berhenti Lama
Apabila kendaraan berhenti selama sekitar 15–30 menit, sebaiknya matikan mesin.
Membiarkan mesin menyala dalam waktu lama tetap menghabiskan bahan bakar meski kendaraan tidak bergerak.
7. Manfaatkan Teknik Engine Brake
Kurangi kecepatan secara bertahap dengan memanfaatkan engine brake, bukan hanya mengandalkan rem.
Teknik ini dilakukan dengan mengurangi tekanan pada pedal gas lalu menurunkan posisi transmisi dari D ke 2, kemudian ke L, sehingga kendaraan melambat secara alami.
8. Gunakan AC Secukupnya
Sistem pendingin kabin menjadi salah satu komponen yang cukup membebani kerja mesin.
Karena itu, gunakan AC pada suhu yang nyaman tanpa harus selalu berada di tingkat paling dingin agar konsumsi BBM lebih hemat.
9. Terapkan Gaya Berkendara yang Tenang
Mengemudi secara agresif, seperti sering melakukan akselerasi mendadak dan pengereman mendadak, membuat konsumsi bahan bakar meningkat.
Menerapkan eco driving atau gaya berkendara yang halus dapat membantu menghemat bensin sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan.
10. Rutin Servis Kendaraan
Servis berkala menjadi langkah penting untuk menjaga performa mesin tetap optimal.
Penggantian oli, pemeriksaan radiator, hingga pengecekan berbagai komponen mesin membantu menjaga efisiensi pembakaran sehingga konsumsi BBM tetap terkendali. Selain membuat kendaraan lebih irit, servis rutin juga dapat mencegah kerusakan yang berpotensi menimbulkan biaya perbaikan lebih besar di kemudian hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
DIY mencatat 25 kasus kusta hingga triwulan II 2026. Pemda memperkuat skrining, deteksi dini, dan edukasi untuk mempercepat eliminasi kusta.
KPK menyita uang tunai dan emas 2,5 kilogram dari rumah di Laweyan yang diduga menjadi safe house Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Kylian Mbappe memimpin daftar kontribusi gol Piala Dunia 2026 dengan 11 keterlibatan gol, unggul tipis atas Lionel Messi.
Komjak meminta Kejagung segera menetapkan Jampidsus definitif usai Febrie Adriansyah mundur dan telah menginventarisasi 10 nama calon.
Pembangunan Sekolah Rakyat DIY di Moyudan tinggal menunggu terbitnya KKPR dari pemerintah pusat sebelum proses land clearing dan pembangunan dimulai.