Adu Spesifikasi iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S27 Ultra, Mana Lebih Unggul?
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
Penampakan komet
Harianjogja.com, JAKARTA—Potongan komet akan meluncur menuju Bumi dan akan membuat lintasan terdekatnya pekan depan. Potongan komet selebar 11 mil atau sekitar 17 kilometer ini merupakan komet aktif terjauh yang pernah terlihat di tata surya kita.
Komet, yang dikenal sebagai C/2017 K2 (PANSTARRS) atau K2, telah menempuh perjalanan hingga tiga juta tahun dari awan Oort yang jauh di tepi tata surya. Terlihat pada 2017 oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble, dia akan melakukan pendekatan terdekatnya ke planet Bumi pada 14 Juli dan pendekatan terdekat ke Matahari pada Desember ini.
Komet tersebut, telah melakukan perjalanan selama jutaan tahun dari rumahnya di bagian luar tata surya yang dingin, di mana suhunya sekitar -262C. Orbit komet menunjukkan bahwa komet itu berasal dari Awan Oort, wilayah berbentuk bola dengan diameter hampir satu tahun cahaya dan diperkirakan berisi ratusan miliar komet.
BACA JUGA: Update Harga iPhone 13, iPhone 12, iPhone 11, iPhone SE per Juli 2022
Komet adalah sisa es dari pembentukan tata surya 4,6 miliar tahun yang lalu dan karenanya murni dalam komposisi es. Ketika terlihat pada tahun 2017, David Jewitt dari University of California, Los Angeles berkata, K2 begitu jauh dari Matahari dan sangat dingin, yang membuatnya terlihat seperti komet yang berbeda dengan komet lain.
“Kami pikir aktivitas ini disebabkan oleh sublimasi [padatan yang berubah langsung menjadi gas] super-volatil saat K2 masuk untuk pertama kalinya ke zona planet tata surya. Itulah mengapa itu istimewa. Komet ini sangat jauh dan sangat dingin sehingga air es di sana membeku seperti batu."
Jika Anda ingin menyaksikannya, maka harus memakai teleskop. Duta tata surya NASA Eddie Irrizary mengatakan meskipun komet itu berukuran besar, akan tetap menjadi objek yang butuh teleskop untuk melihatnya, karena akan melewati dengan jarak sekitar 168 juta mil dari Bumi.
BACA JUGA: Mengingat Sejarah 30 Juni, 3 Astronot Tewas dalam Kecelakaan Antariksa Soyuz 11
“Seharusnya cerah hingga magnitudo 8 atau bahkan 7, masih terlalu redup untuk mata telanjang. Tetapi Anda dapat dengan mudah melihat objek sebesar ini di teleskop kecil. Semakin gelap langit, semakin baik kontrasnya.” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar, tetapi Pieter Huistra menegaskan evaluasi tetap diperlukan sebelum menghadapi Persebaya.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga petir di sejumlah kota Indonesia pada 13 Oktober 2026. Wilayah DIY berawan dengan suhu Jogja mencapai 35 derajat Celsius.
Coventry City menang 4-1 atas Newcastle United di Liga Inggris 2026/2027. Hasil ini membawa tim Frank Lampard keluar dari zona degradasi.
DPRD Bantul dan Satpol PP mengedukasi pelajar SMPN 3 Pajangan tentang bahaya miras dan narkoba serta mendorong siswa berani melaporkan peredarannya.
Makeup saat olahraga tetap bisa digunakan, tetapi pemilihan foundation, sunscreen, dan produk sesuai jenis kulit penting untuk mengurangi risiko masalah kulit.