Jadwal Sekaten Solo 2026, Ini Rangkaian Miyos Gangsa hingga Grebeg
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Batuan luar angkasa asteroid
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah asteroid kecil seukuran bus akan melintas sangat dekat ke Bumi pada Kamis (7 Juli) waktu AS atau Jumat 8 Juli. Asteroid ini pekirakan hanya dalam jarak 56.000 mil (90.000 kilometer) atau sekitar 23% dari jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan.
Mengutip Live Science pada Kamis (7/07/2022), asteroid tersebut diberi nama 2022 NF.
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) lewat Jet Propulsion Laboratory mengkalkulasi asteroid itu akan melintas tanpa membahayakan Bumi.
Para astronom menemukan asteroid itu dengan menggunakan data dari Panoramic Survey Telescope and Rapid Response System (Pan-STARRS), yaitu sebuah sistem kamera dan teleskop yang berbasis di Hawaii dengan tujuan utama mendeteksi objek dekat Bumi, atau NEO (Near Earth Objects).
BACA JUGA: Pecinta Samsung, Silakan Cek Daftar Harga Ponsel Samsung Galaxy A Series Juli 2022
Pada 4 Juli, para peneliti mulai mengidentifikasi objek dan menghitung perkiraan ukuran dan lintasannya, dan menemukan bahwa batu ruang angkasa tersebut berukuran antara 18 dan 41 kaki lebar (5,5 meter dan 12,5 meter) pada dimensi terpanjangnya.
Menurut NASA, ukurannya ini masih terbilang kecil, bahkan 2022 NF ini tidak masuk ke dalam kriteria “asteroid yang punya potensi bahaya”, di mana pada umumnya asteroid harus berukuran panjang setidaknya 460 kaki (140 meter) dan melewati 4,6 juta mil (7,5 juta km) dari Bumi untuk bosa dianggap sebagai ancaman eksistensial bagi Bumi.
Meski melintas pada Kamis (7/7) ini, asteroid tersebut sudah bisa terlihat sejak Rabu (6/7) kemarin melalui Proyek Teleskop Virtual yang menyiarkan langsung terbang asteroid dari teleskop mereka di Roma, mulai pukul 4 sore waktu setempat.
BACA JUGA: Apple Dapatkan Hak Paten Layar Tahan Lembab dan Guyuran Hujan
Diketahui, kini NASA dan badan antariksa lainnya terus memantau secara cermat ribuan NEO yang seperti ini.
Sebenarnya, asteroid seperti ini jarang menimbulkan ancaman bagi bumi.
Tetapi, beberapa asteroid raksasa tetap bisa menimbulkan ancaman bagi bumi jika lintasannya berubah dan terjadi benturan.
Pada November 2021, NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa yang membelokkan asteroid yang disebut Double Asteroid Redirection Test (DART) untuk menghantam asteroid Dimorphos selebar 525 kaki (160 m) pada musim gugur 2022.
Tabrakan itu dimaksudkan untuk mengubah periode orbit Dimorphos dalam jumlah kecil.
Misi ini akan membantu menguji kelayakan defleksi asteroid, jika beberapa asteroid di masa depan menimbulkan ancaman bagi bumi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1