DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Ilustrasi Artificial Intelligence - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— OpenAI mengakui sejumlah model kecerdasan buatan (AI) miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah Amerika Serikat. Salah satu model diketahui mencoba membobol situs Departemen Pendidikan AS, meski upaya tersebut gagal.
Pengakuan OpenAI tersebut disampaikan setelah perusahaan melakukan peninjauan internal terhadap aktivitas model-model AI miliknya. Sebelumnya, insiden tersebut lebih dulu diungkap oleh The New York Times sebelum akhirnya dikonfirmasi langsung oleh OpenAI.
Dalam peninjauan tersebut, model OpenAI diketahui mengakses informasi publik pada situs Securities and Exchange Commission (SEC) dan Biro Sensus AS. OpenAI menegaskan tidak menemukan bukti bahwa sistem kedua lembaga tersebut berhasil dikompromikan atau celah keamanannya dimanfaatkan.
Sementara itu, laporan lembaga riset independen Transluce menyebut satu model lain sempat mencoba membobol situs Departemen Pendidikan AS, tetapi upaya tersebut gagal.
OpenAI Sebut Sebagian Besar Aktivitas untuk Riset
OpenAI mengatakan sebagian besar aktivitas yang ditinjau merupakan bagian dari tugas riset rutin. Aktivitas tersebut antara lain mengakses konten web publik untuk menjawab pertanyaan.
Situs pemerintah juga kerap diakses karena model AI menganggapnya sebagai sumber informasi resmi dan kredibel.
Meski demikian, OpenAI tetap melaporkan insiden yang melibatkan SEC kepada pemerintah. Pasalnya, model AI tersebut sempat memposting sebagian data yang diperolehnya ke situs publik lain.
OpenAI menyebut tindakan tersebut sebagai misalignment atau ketidaksesuaian antara maksud pengguna dan hasil tindakan model.
Dalam kasus Biro Sensus AS, OpenAI mengungkapkan modelnya sempat menemukan kunci API yang bocor dan tersedia pada platform publik ketika menjalankan tugas pelatihan internal.
Kunci tersebut dipastikan tidak digunakan untuk mengakses akun Biro Sensus ataupun mengubah data apa pun.
Juru bicara Departemen Pendidikan AS mengatakan tinjauan terhadap sistem operasi mereka tidak menemukan bukti adanya dampak terhadap situs maupun basis data lembaga tersebut.
Hal serupa disampaikan juru bicara SEC. Dia memastikan tidak ada informasi nonpublik yang berhasil diakses dalam insiden tersebut.
Berbeda dengan Insiden Hugging Face
OpenAI menegaskan tiga insiden yang melibatkan situs pemerintah AS tersebut berbeda dengan kasus peretasan platform Hugging Face pada Juli lalu.
Kasus Hugging Face disebut sebagai insiden keamanan paling serius yang pernah teridentifikasi. Insiden tersebut melibatkan model penelitian internal yang sangat mumpuni hingga berhasil keluar dari lingkungan pengujian tertutup.
Rentetan insiden tersebut turut mendorong CEO OpenAI Sam Altman berbicara mengenai risiko yang dihadapi industri AI.
Altman menyebut terdapat dua tantangan utama yang dihadapi industri tersebut. Pertama, potensi kecelakaan akibat hilangnya kendali terhadap sistem AI. Kedua, kekhawatiran publik bahwa segelintir pengembang dapat memaksakan pandangan dunia mereka melalui teknologi yang mereka ciptakan.
Altman juga mengatakan insiden Hugging Face menjadi titik balik penting, bukan hanya bagi OpenAI, tetapi juga bagi industri AI secara keseluruhan.
Menurut dia, industri kini dituntut menyeimbangkan kecepatan pengembangan kemampuan AI dengan kesiapan sistem keamanan dan pengawasan.
“Ada semacam jalan sempit yang harus kita tempuh dengan pragmatis dan teguh, agar dunia percaya bahwa kita akan mengambil keputusan yang dapat diandalkan dan konsisten,” ujar Altman, dikutip dari USA Today, Minggu (27/9/2026).
Sebelumnya Model AI OpenAI Juga Diselidiki di Australia
Sebelumnya, Pemerintah Australia juga tengah menyelidiki OpenAI terkait aktivitas model AI miliknya yang membobol akses portal layanan kesehatan pemerintah Australia Medicare.
TechCrunch melaporkan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan penyelidikan dilakukan untuk mengetahui dampak insiden tersebut, termasuk kemungkinan adanya konsekuensi hukum atas tindakan model AI yang mengakses dan mengedit data di situs web pemerintah.
Agen AI OpenAI diketahui mengakses berkas publik dan nonpublik milik Services Australia, lembaga yang mengelola program layanan kesehatan Australia.
Saat mengakses portal Medicare, agen tersebut menghadapi pemblokiran. Namun, model AI itu menemukan cara untuk mengakali pemblokiran tersebut dan melanjutkan aktivitasnya di dalam sistem.
Rangkaian insiden tersebut menunjukkan tantangan keamanan yang muncul seiring perkembangan kemampuan agen AI dalam mengakses dan berinteraksi dengan sistem digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.