Menkeu Berganti, Kepala BGN Buka Suara Nasib Anggaran Program MBG
Kepala BGN Sudaryono buka suara terkait kelanjutan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai adanya pergantian Menteri Keuangan.
Segway Motors Indonesia akan meluncurkan beberapa tipe motor listrik terbaru pada GIIAS 2022 - Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah merek motor listrik hadir dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show atau GIIAS 2022 di ICE BSD City, Tangerang, mulai 11-21 Agustus 2022.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut GIIAS 2022 menjadi momentum industri otomotif Indonesia untuk terus bangkit terutama segmen kendaraan listrik. Bukan hanya industri kendaraan roda empat, di GIIAS 2022 terpantau kehadiran merek kendaraan roda dua terutama produsen kendaraan listrik.
Pantauan Bisnis.com pada hari kedua GIIAS 2022, Jumat (12/8/2022), GIIAS untuk pertama kalinya menyelenggarakan press day untuk para peserta sepeda motor yang meluncurkan produk terbarunya. Selain sepeda motor bermesin bakar konvensional, hadir juga tidak kurang dari 7 motor listrik diluncurkan di GIIAS kali ini. Sebut saja Segway yang meluncurkan 4 motor listriknya, yaitu tipe N90C, N100, E110L, dan E200P.
Kemudian ada Minerva Electron, lalu ada Alva yang meluncurkan produk perdananya di Indonesia, yakni Alva One. Sementara untuk kendaraan roda dua bermesin bakar konvensional ada Benelli Panarea dan MForce Wmoto. Sekretaris Utara Gaikindo Kukuh Kumara menyampaikan bahwa kehadiran sepeda motor di ajang GIIAS, terutama listrik, menjadi pendukung program pemerintah menuju elektrifikasi dan melihat pasar roda dua yang masih tinggi di Indonesia.
BACA JUGA: Segera Meluncur di Indonesia, Ini Tampilan Honda SUV RS Concept
“Pasar roda dua itu cukup tinggi. Satu tahun kalo tidak salah pernah sampai mencapai 6-7 juta unit. Bisa dibayangkan kalau itu semua kemudian menggunakan fossil fuels, ini sangat mengkhawatirkan impornya luar biasa untuk bahan bakarnya oleh karena itu hadirlah motor listrik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (12/8/2022).
Hal menarik bagi para pengunjung, semua kendaraan listrik ini bisa langsung diuji coba di EV Test Track yang telah disiapkan oleh penyelenggara pameran GIIAS yang lokasinya berada di Hall-10. Bagi pengunjung yang ingin memanfaatkan momentum ini untuk mengetahui seperti apa motor-motor listrik yang ada di GIIAS 2022, dapat mulai melakukan booking test ride di laman resmi Auto360.
Merek yang memamerkan produknya secara keseluruhan yakni Alva, AHM, Benelli, CF Moto, Exotic Bike, Gelis, Keeway, Minerva, Pacific Bike, Royal Enfield, Segway, Selis, SM Motor, SYM, Wmoto.
BACA JUGA: Sedang Berlangsung, Berikut Harga dan Cara Beli Tiket GIIAS 2022
Dalam GIIAS 2022, total 25 merek kendaraan penumpang dan komersial hadir pada gelaran GIIAS 2022, di antaranya membawa kendaraan listrik mereka, yaitu Audi, BMW, Chery, Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mini, Mitsubishi Motors, Nissan, Porsche, Subaru, Suzuki, Toyota, VW, Wuling, dan dari kendaraan komersial hadir Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso dan UD Trucks.
Serta lebih dari 100 merek dari industri pendukung juga hadir di GIIAS 2022. Mulai dari industri karoseri hadir, Adiputro, Laksana, dan Tentrem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kepala BGN Sudaryono buka suara terkait kelanjutan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai adanya pergantian Menteri Keuangan.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.