Marak Aksi Unjuk Rasa, Prabowo: Saya Tahu Dalang Demo Dibayar
Prabowo sebut tahu dalang demo dibayar, soroti aksi tanpa tuntutan jelas dalam Penas KTNA 2026 di Gorontalo.
Kantor pusat Apple
Harianjogja.com, JAKARTA—Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS), Apple dikabarkan sedang mengajukan merek dagang baru untuk peluncuran headset augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) miliknya. Hal ini dilakukan Apple untuk meraup pasar dunia virtual atau metaverse global.
Dikutip dari Bloomberg, Apple telah mengajukan merek dagang baru di AS, Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, Arab Saudi, Kosta Rika, dan Uruguay melalui perusahaan cangkang.
Apple secara teratur menggunakan perusahaan cangkang untuk nama merek dagang, karena memungkinkan perusahaan menjaga kerahasiaan atas produk, layanan, atau perangkat lunak yang tidak diumumkan.
Sedangkan, dikabarkan bahwa Apple akan menamai headset AR/VR barunya itu dengan nama "Reality One". Bloomberg juga melaporkan bahwa Apple berencana menggunakan chip silikon Apple M2 dengan RAM 16 GB untuk headset AR/VR baru itu.
BACA JUGA: Samsung dan Yayasan Bill Gates Kembangkan Toilet Aman
Nantinya, Headset AR/VR baru itu kemungkinan akan dihargai lebih dari US$3.000. Namun, analis Apple, Ming-Chi Kuo, melaporkan bahwa Apple juga sedang mengerjakan versi kedua dari headset AR/VR ini dengan harga yang lebih murah.
"Akan ada versi lanjutan serta Apple Glasses," katanya dikutip dari MacRumors pada Senin (29/8/2022).
Upaya Apple merambah pasar headset AR/VR dilakukan untuk memanfaatkan potensi pasar metaverse yang besar. Headset AR/VR merupakan perangkat yang bisa digunakan di dunia metaverse.
Tidak hanya Apple, induk Facebook, yakni Meta, Microsoft dan Google juga tengah bersiap untuk merilis produk perangkat keras dan layanan perangkat lunak baru untuk menopang perkembangan baru di dunia teknologi ini.
BACA JUGA: Xiaomi Pecat 900 Karyawan, Harta Pendirinya Berkurang Rp124 Triliun
Perusahaan Big Tech itu bertaruh bahwa gadget yang membawa penggunanya ke dunia imajiner akan membuka pasar baru terbesarnya dalam perangkat lunak. Apple mendapat sorotan dunia saat memperkenalkan smartphone layar sentuh pada tahun 2007 silam.
“Platform teknologi besar (yang diuntungkan dari munculnya aplikasi komputasi seluler) sekarang melihat ke arah augmented reality sebagai pergeseran platform komputasi berikutnya,” tulis analis Goldman Sachs Eric Sheridan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Prabowo sebut tahu dalang demo dibayar, soroti aksi tanpa tuntutan jelas dalam Penas KTNA 2026 di Gorontalo.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.
Nasib 5 pembalap MotoGP 2027 masih tanda tanya. Binder dan Morbidelli dikaitkan dengan WSBK, Miller pasti pergi, Rins cari jalan, Viñales paling galau. Simak se
Studi terbaru mengungkap mahasiswa yang kecanduan judi online memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi, kecemasan, hingga munculnya keinginan bunuh diri.
KPK mendalami dugaan pemberian uang dari Pemkab Kuansing ke Kementerian Kehutanan dan proses pengembaliannya dalam kasus Kuansing.