Geger Boyolali! Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Dapur
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Honda Brio Urbanate. /HPM
Harianjogja.com, JAKARTA—Diskon Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) terhadap mobil segmen Low Cost Green Car (LCGC) resmi berakhir pada 1 Oktober 2022. Hal itu membuat para agen pemegang merek (APM) perlu menyesuaikan harga LCGC mengikuti aturan dari pemerintah.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan insentif PPnBm pada mobil LCGC dalam tiga tahap. Pada kuartal pertama 2022 dikenakan tarif PPnBM nol persen, kemudian pada kuartal kedua dikenakan tarif PPnBM sebesar 1 persen, kuartal ketiga 2 persen, dan kuartal keempat akan dikenakan tarif normal sebesar 3 persen.
Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, mengatakan pihaknya perlu menaikkan harga untuk mobil segmen LCGC untuk menyesuaikan aturan dari pemerintah tersebut. Kendati demikian, dia tetap optimis terhadap penjualan model LCGC satu-satunya Honda, yakni Brio Satya.
"Kenaikan harga LCGC berkisar 0,6 sampai 0,9 persen. Tetapi menurut pandangan kami, pasar LCGC tetap tinggi ya mas, karena first time buyer [pembeli pertama kali] masih sangat banyak. Terutama di Pulau Jawa, pasar LCGC masih sangat tinggi," ungkap Billy kepada Bisnis pada Rabu, (5/10/2022).
BACA JUGA: Diminta Setop Produksi Mobil Berbasis BBM, Begini Kata Gaikindo
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kinerja penjualan LCGC Honda Brio Satya cemerlang pada tahun ini, terutama sejak adanya diskon PPnBm DTP. Pada periode Januari hingga Agustus 2022, Brio Satya mengoleksi penjualan sebanyak 26.833 unit, naik 19 persen secara year-on-year (yoy) dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 22.641 unit.
Di lain sisi, APM PT Toyota Astra Motors juga ikut menaikkan harga untuk mobil segmen LCGC miliknya hingga Rp 2 jutaan guna menyesuaikan aturan dari pemerintah yang tidak lagi menanggung PPnBM. Toyota berharap, permintaan pasar terhadap mobil LCGC tetap bertahan meski sudah tidak lagi mendapatkan diskon PPnBM.
"Iya ada kenaikan harga jadinya di Oktober sekitar Rp1 hingga Rp2 jutaan. Mudah-mudahan demand [permintaan] masih bisa bertahan, kami akan terus monitor," ujar Marketing Director Toyota Astra Motors, Anton Jimmy saat dihubungi Bisnis.
BACA JUGA: Dua Hari, Kustomfest Sedot 25.000 Pengunjung di JEC
Sebagai informasi, berikut harga terbaru LCGC pada Oktober 2022 dikutip dari masing-masing situs resmi pada Rabu, (5/10/2022):
Honda
-Brio Satya S M/T Rp157.900.000
-Brio Satya E M/T Rp171.600.000
-Brio Satya E CVT Rp188.000.000
Toyota
-Agya 1.2 G M/T Rp159.700.000
-Agya 1.2 G A/T Rp173.300.000
-Agya 1.2 GR Sport M/T Rp165.500.000
-Agya 1.2 GR Sport A/T Rp181.500.000
-Calya 1.2 E M/T STD Rp160.900.000
-Calya E M/T Rp163.800.000
-Calya G M/T Rp169.400.000
-Calya G A/T Rp183.600.000
Daihatsu
-Ayla 1.2 X AT Rp158.700.000
-Ayla 1.2 R AT Rp168.550.000
-Sigra 1.2 R MT Rp160.500.000
-Sigra 1.2 R AT Rp175.300.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.