Isuzu Melihat Prospek Pengembangan Kendaraan Listrik Transportasi Umum

Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma Jum'at, 07 Oktober 2022 12:57 WIB
Isuzu Melihat Prospek Pengembangan Kendaraan Listrik Transportasi Umum

Isuzu menyiapkan 17 Bengkel Siaga untuk program Sambut Lebaran Bersama Isuzu. /Astra

Harianjogja.com, JAKARTA—PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan pihaknya tengah mengkaji pengembangan kendaraan listrik untuk transportasi publik. Marketing Communication Manager IAMI, Puti Annisa Moeloek, mengatakan bahwa kemungkinan Isuzu untuk masuk pasar elektrifikasi adalah melalui transportasi publik, karena pola kerja dan pemeliharaan dari transportasi publik sudah jelas.

Namun, dia menyatakan fokus Isuzu saat ini bukan pada elektrifikasi. Hal itu karena Isuzu melihat potensi kendaraan komersial atau Commercial Vehicle (CV) yang menjadi tulang punggung penjualannya memerlukan waktu yang panjang untuk persiapan menuju elektrifikasi.

Annisa menyebut beberapa faktor kendala seperti biaya operasional dan pasar otomotif EV, khususnya segmentasi niaga di Indonesia masih belum siap untuk saat ini.

BACA JUGA: Menjadi Armada Grab, Smoot Optimistis Penjualan Varian Tempur Akan Naik

“Jadi kami melihatnya dari kesiapan, kalaupun masuk  ke elektrifikasi ya yang paling memungkinkan adalah di segmen public transportasion seperti bus yang rutenya sudah jelas dan jam kerja jelas,” ujar Annisa saat ditemui Bisnis, Kamis (6/10/2022).

Annisa menambahkan bahwa Isuzu juga saat ini memiliki fokus yang berbeda dibandingkan mengikuti tren elektrifikasi, seperti pengoptimalan mesin Euro4 pada unit-unit miliknya.

Di sisi lain, Isuzu juga sudah siap memaksimalkan kembali sektor bisnis di bidang pariwisata apabila kondisi Covid-19 yang benar-benar sudah hilang, dan jika sudah pada kondisi normal Isuzu sudah siap kembali terjun ke sektor pariwisata.

Sebagai informasi, IAMI sudah melakukan Langkah awal menuju elektrifikasi dengan meluncurkan truk Elf EV yang dipamerkean di GIIAS Agustus 2022. Namun, truk yang dipamerkan itu hanya prototype dari negara asalnya, Jepang untuk melihat respon masyarakat mengenai EV untuk kendaraan niaga.

BACA JUGA: Menteri Perhubungan Sebut Motor Listrik Jadi Game Changer

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sirojul Khafid
Sirojul Khafid Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online