Pixel 11 Series dengan Tensor G6 dan Zoom 120x, Harga Mulai Rp16 Juta
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
All New Toyota C-HR./Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Toyota Motor Corporation akan memproduksi mobil sebanyak 750.000 unit secara global pada bulan depan. Langkah ini dilakukan untuk mencapai target 10,6 juta unit tahun ini.
BACA JUGA: Rahasia Toyota Bisa Kuasai Indonesia
Dikutip dari Reuters, pada 2023, Toyota telah menargetkan mampu memproduksi 10,6 juta unit mobil secara global. Jumlah itu akan memecahkan rekor target produksi yang mereka catatkan pada 2019 yakni 9,1 juta unit.
Membaiknya suplai chip semikonduktor juga telah membuat Toyota menargetkan jumlah produksi sebesar 300.000 unit mobil di Jepang, dan 450.000 secara global.
Akan tetapi, mereka akan terus memantau pasokan suku cadang mobil, termasuk semikonduktor. Tahun lalu, Toyota berhasil memproduksi 740.996 kendaraan secara global yang melebihi target perusahaan sekitar 700.000 unit mobil. Suplai suku cadang dan chip semikonduktor yang terus menunjukkan peningkatan, diyakini dapat mengulangi hal tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
Sekjen parpol koalisi pemerintah berkumpul di rumah Sugiono. Pertemuan diisi silaturahmi dan refleksi menjelang 17 Agustus.
Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka kasus tantangan hafalan surat Al-Qur'an berhadiah minuman beralkohol di The Sound Project.
Profil Dewi Astutik, sosok yang dikaitkan dengan jaringan narkoba Segitiga Emas dan kasus penyelundupan 2 ton sabu.
Pelajar SMP di Bantul dibekali kecakapan digital untuk menghadapi FOMO, cyberbullying, hoaks, dan risiko penggunaan layar berlebihan.
Empat anak Michael Bambang Hartono menerima warisan saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar dari perusahaan induk keluarga Hartono.