Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SOLO—Saat ini banyak pekerjaan maupun lini kehidupan butuh dukungan atau bergantung kepada internet sehingga dibutuhkan jaringan internet cepat dan stabil.
BACA JUGA: Tips Atasi Wi-Fi yang Lelet
Tapi ada kalanya hal itu tidak sesuai harapan. Jaringan internet terkadang menjadi lemot sehingga mengganggu aktivitas yang berkaitan dengan jagad maya tersebut.
Tapi sebelumnya, pernahkah Anda mengecek kecepatan internet yang tidak secepat di awal pemakaian? Mungkin saja ada masalah dari provider jaringan. Tetapi, tak menutup kemungkinan ada pemicu lain yang sebenarnya bisa Anda atasi sendiri.
Untuk memastikannya, kamu bisa mengikuti lima cara dari Indihome seperti dikutip Solopos.com-Jaringan Harianjogja.com, Rabu (25/1/2023)
Banyak pengguna internet yang sering membuka lebih dari lima tab sekaligus. Padahal, semakin banyak tab yang dibuka, semakin lambat dan tak stabil jaringan internet kamu. Solusinya yaitu gunakanlah browser seefisien mungkin. Batasi pembukaan tab agar koneksi internet tidak terlalu berat.
Kamu juga bisa menggunakan browser yang memberikan opsi data saver atau menawarkan pengalaman menjelajah internet cepat dengan menyederhanakan data di setiap halaman web.
Salah satu alasan mengapa jaringan internet jadi lemot adalah adanya iklan. Tidak peduli di mana kamu online, berbagai bentuk iklan pasti akan bermunculan. Mulai dari GIF, gambar, hingga video yang diputar secara otomatis.
Masalahnya, iklan-iklan itu tidak hanya mengganggu pengguna, tapi juga dapat menurunkan kecepatan internet. Agar kamu bisa internetan cepat dan stabil setiap saat, pastikan untuk memasang add-on berupa ad blocker di browser. Tujuannya untuk meminimalisasi tampilan iklan-iklan tersebut.
Riwayat penjelajahan kita di internet yang biasanya dalam bentuk cookie, akan tercatat di browser yang digunakan. Tanpa disadari, riwayat tersebut malah menumpuk hingga mempengaruhi kecepatan internet.
Sebenarnya, ini mudah diatasi kok. Anda hanya tinggal menghapus cookie yang tersimpan dalam cache browser. Lakukan langkah ini secara rutin ya!
Penggunaan router secara terus menerus ternyata dapat mempengaruhi kecepatan dan kestabilan jaringan internet. Jika kamu merasa koneksi internet tidak secepat dulu, mungkin saatnya melakukan setel ulang pada router.
Caranya dengan mematikan router tersebut untuk beberapa saat sebelum menghidupkannya kembali. Jika kamu menggunakan modem terpisah dari router, atur ulang modem untuk meningkatkan koneksi ke ISP di gadget atau PC kamu.
Mungkin tanpa Anda sadari ada virus atau malware yang tersembunyi di device/peralatan Anda. Akibatnya ini mempengaruhi kecepatan internet. Untuk mengantisipasinya, pastikan kamu memasang antivirus guna membersihkannya. Nantinya, antivirus tersebut juga akan memberikan proteksi tambahan pada device agar keamanannya makin optimal.
Pastikan juga kamu menjadwalkan pemindaian virus dan malware secara otomatis. Semisal tiap beberapa hari sekali, per pekan, atau per bulan yang dapat disesuaikan dengan keinginan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Harga emas Pegadaian Kamis 24 September 2026: Galeri24 Rp2,545 juta, Antam Rp2,645 juta, UBS Rp2,57 juta per gram.
Sjamsul Kahar, tokoh pers Aceh dan pendiri Serambi Indonesia, meninggal dunia. Ia dikenal sebagai wartawan senior dan ayah Nezar Patria.
Kemdiktisaintek masih menghitung skema kuliah gratis hingga perguruan tinggi. Penerapan serentak atau bertahap belum final.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp104.850 per kg berdasarkan PIHPS 24 September 2026. Simak harga pangan pokok lainnya.
Diduga dijaminkan tanpa izin ahli waris, sertifikat tanah warga Karangsari menjadi sengketa hingga Lurah dan dua Direktur BUMDes digugat ke PN Wates.